0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dua Maling Telanjang Terekam CCTV

merdeka.com
ilustrasi (merdeka.com)

Timlo.net — Dua warga Surabaya, rela nekat dengan telanjang bulat saat melancarkan aksi pencurian. Namun, aksi konyol dilakukan Rahmad (33), warga Dukuh Bulak Banteng bersama Amir Hamzah (29), warga Jalan Randu berhasil diketahui pemilik rumahnya.

Setelah, Rohadi seorang pegawai negeri sipil (PNS) dari pulang dari rumah saudaranya melihat kondisi rumahnya di Jalan Bulak Banteng berantakan. Kemudian, dia melihat rekaman CCTV, ternyata tokonya itu baru saja dibobol oleh pencuri, dan pelakunya saat mencuri dengan telanjang bulat.

“Saya memang sengaja telanjang bulat. Agar bisa masuk ke toko, untuk mengambil rokok dan uang. Karena kalau panjat pakai pakaian, takut kena pagarnya yang ujungnya itu runcing sekali” kata Amir Hamzah di depan petugas, Jumat (25/3).

Dia juga mengaku, mencuri yang dilakukannya itu karena untuk kebutuhan hidup. “Saya sudah tidak bekerja, butuh makan dan rokok. Iya saya bisanya seperti ini (mencuri),” ucapnya.

Dari aksi yang dilakukannya, kini dia bersama Rahmad kini harus merasakan pengapnya hotel prodeo Polsek Kenjeran. Sebab, keduanya ditangkap anggota Polsek Kenjeran, setelah Rohadi melaporkan kejadian pencurian yang dialaminya.

Kapolsek Kenjeran Kompol Bambang Chistanto Utomo menjelaskan, dalam aksi pencurian di rumah Rohadi, kedua tersangka mempunyai peran berbeda. Tersangka Rahmad, perannya untuk menjaga situasi keadaan di luar rumah korban.

Untuk tersangka Amir Hamzah, yang berperan masuk ke dalam rumah Rohadi. Dengan cara memanjat pagar rumah yang runcing, tingginya diperkirakan sekitar dua meter.

Tapi, saat masuk, tersangka Amir masuk ke dalam toko korban dengan kondisi telanjang.

“Semua pakaiannya itu dilepas di luar rumah korban dan dijaga oleh Rahmad. Setelah itu, baru tersangka masuk dengan panjat pagar dan mencuri rokok juga uang sekitar Rp 500 ribu dengan kondisi telanjang bulat,” terang Kompol Bambang Chistanto Utomo.

Menurut dia, aksi pencurian dilakukan kedua tersangka itu tidak sekali saja. Melainkan sudah berulangkali, dan lebih dari tiga kali.

“Saat diperiksa sudah empat kali mencuri, dan lokasinya iya sekitar Bulak Banteng,” tandasnya.

[eko]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge