0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ketahuan Bobol Rumah Kosong, Residivis Dihajar Massa

Ilustrasi pembacokan (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Berdalih sedang membutuhkan biaya untuk mengajak pulang istri yang baru saja melahirkan bayi di salah satu rumah sakit, Wisnu Wardana (27) nekat membobol rumah warga. Belum sempat menguras isi rumah, pelaku diringkus polisi bahkan menjadi bulan-bulanan warga.

Dalam aksinya, pelaku bersama temannya Ahmad Ardani (29) yang tinggal bertetangga di Jalan KH Azhari, Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang. Saat mencongkel pintu sebuah rumah di kompleks Griya Permata Pakjo, Kelurahan Siring Agung, Ilir Barat I, Palembang, aksi mereka dipergoki warga.

Tak ingin kedua pelaku diserahkan begitu saja ke kantor polisi, tanpa komando massa menggebuki keduanya tanpa ampun. Polisi baru tiba di lokasi kejadian ketika kedua pelaku dalam keadaan babak belur.

Kepada petugas, tersangka Wisnu mengaku tengah membutuhkan uang untuk biaya persalinan istrinya dua hari lalu. Dia tak bisa keluar dan mengajak bayinya pulang sebelum membayar biaya sebesar Rp 1,3 Juta.

“Istri baru melahirkan mau saya bawa pulang. Makanya saya cari uang dengan cari ini,” ungkap tersangka Wisnu di Mapolsek Ilir Barat I Palembang, Jumat (25/3).

Agar rencananya berhasil, residivis kasus yang sama ini mengajak temannya, Ahmad Ardani beraksi. Mereka pun kompak dan menyasar rumah yang dianggap tidak berpenghuni.

“Saya kasihan sama Wisnu, saya cuma bantu saja. Kalau dapat semuanya buat dia,” kata tersangka Ardani.

Kapolsek Ilir Barat I Palembang Kompol God Parlasro Sinaga mengatakan, apapun keterangan tersangka, kasus ini akan terus diungkap. Apalagi, keduanya merupakan pelaku spesialis pembobol rumah kosong yang sering beraksi di wilayah hukumnya.

“Kita kenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara,” tukasnya.

[hrs]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge