0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kakak Adik Ini Tewas di Kamar, Apa Sebabnya?

dok.merdeka.com
ilustrasi (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Zeni Sianipar (29) dan Deborah Sianipar (30) ditemukan tewas dalam kamar tidur. Keduanya adalah kakak adik yang tinggal di Jalan Melati Raya Pancoran Mas, Depok. Keluarga mengaku tidak tahu mengapa keduanya bisa tewas bersamaan. Mereka ditemukan tewas pada Kamis (24/3) malam.

Kapolsek Pancoran Mas Kompol Tata Irawan mengatakan, terungkapnya kasus ini bermula ketika T Sianipar, ayah keduanya curiga karena anaknya tidak keluar kamar. Zeni terakhir masuk kamar pada Kamis pagi.

“Bapaknya menggedor pintu kamar tapi tidak ada sahutan,” kata Kapolsek, Jumat (25/3).

Sianipar kemudian memanggil anak pertamanya untuk meminta tolong. Dirinya kaget ketika membuka pintu anaknya sudah tak bernyawa.

“Ketika dibuka pintu kamar ditemukan keduanya sudah tidak bernyawa,” ungkapnya.

Keluarga langsung melaporkan kejadian ini. Namun belum diketahui penyebab kematian kakak adik ini.

“Masih dalam penyelidikan dan pendalaman bukti-bukti,” tandasnya.

Sementara itu, sepucuk surat misterius muncul setelah kematian Zeni dan Deborah. Dalam surat itu berisi keinginan Zeni untuk bisa lepas dari masalah finansial.

Surat itu ditulis tangan di sobekan kertas buku tulis. Berikut isi surat misterius itu.

Gw Zeni Septeria, lahir tanggal 15 September 1987. Gw berharap saat gw bangun tidur besok di dalam kamar gw sudah ada duit kertas rupiah yang masih bagus layak pakai yang jumlahnya bisa membawa gw mendapatkan kebebasan finansial.

Belum ada kepastian apakah itu benar tulisan Zeni atau bukan.

“Masih terus didalami semua bukti yang ada. Keterangan saksi pun masih terus digali,” kata Tata.

Sedangkan pihak keluarga mengklaim kakak adik itu meninggal karena sakit. Keluarga keberatan kalau keduanya diberitakan bunuh diri.

Selain menemukan sepucuk surat, polisi juga menemukan adanya cairan yang diduga adalah kimia. Cairan itu ada di dalam gelas di kamar Zeni Sianipar dan Deborah Sianipar. Namun jenis cairan apa yang terkandung di dalamnya masih belum terungkap.

“Itu sedang diuji di laboratorium. Ada kaitannya atau tidak (dengan kematian) pun belum bisa dipastikan,” kata Kapolresta Depok Kombes Pol Dwiyono.

[eko]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge