0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Warga Berharap Pemekaran Wonosegoro Segera Terealisasi

Ketua DPRD Boyolali, S Paryanto (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Warga Wonosegoro berharap agar Pemkab Boyolali segera merealisasikan pemekaran wilayah. Pasalnya, sebagai desa di wilayah Kecamatan Wonosegoro sangat jauh dari Kota Kecamatan. Selain Wonosegoro, pemekaran wilayah juga bakal dilakukan untuk Kecamatan Ampel dan Musuk.

”Pemekaran wilayah Wonosegoro sangat dibutuhkan masyarakat. Seperti di wilayah desa Repaking, Bengle, Bercak, Gunungsari, Garangan, yang jaraknya sangat jauh dari kota kecamatan. Untuk Desa Repaking, jaraknya ke kantor kecamatan mencapai 10 kilometer lebih dengan waktu tempuh rata-rata 45 menit hingga satu jam. Belum lagi jalannya rusak, sangat menyulitkan warga,” papar salah satu warga Wonosegoro, Pranoto, Jumat (25/3).

Namun bila dilakukan pemekaran, diharapkan akses birokrasi pelayanan masyarakat akan lebih dekat dan efisien. Selain itu, pembangunan wilayah akan lebih menjadi perioritas, terutama perbaikan infrastruktur jalan.

“Apalagi kalau nanti kota kecamatan di Repaking, sudah ada fasilitas puskesmas, pembangunan bisa lebih dirasakan warga,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Boyolali, Slamet Paryanto mendesak Pemkab Boyolali untuk segera melakukan sosialisasi. Apalagi, pemekaran wilayah merupakan usulan dari masyarakat, khususnya Kecamatan Wonosegoro. Mengingat wilayah Wonosegoro memiliki 18 desa. Sesuai peraturan, syarat kecamatan minimal terdiri dari 10 desa.

“Mungkin nanti bisa digabung dengan Kecamatan Kemusu,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge