0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Soal Bentor, Dishubkominfo : Salahe Dewe

timlo.net/agung widodo
Kepala Dishubkominfo Sragen, Heru Martono (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Sragen menyatakan, keberadaan becak bermotor (Bentor) sejak awal memang telah menyalahi aturan. Pasalnya kalau dilihat dari spesifikasi dari bentor sendiri tidak layak untuk jalan

“Saya konsisten bahwa bentor tidak sesuai. Karena aturannya jelas, kalau masuk kategori kendaraan bermotor yang lewat di jalan harus punya SIM. Tapi selama ini masih kita toleransi,” kata Kepala Dishubkominfo Sragen, Heru Martono, Kamis (24/3).

Heru mengungkapkan, adanya protes terhadap keberadaan bentor ini sebenarnya tidak hanya kali ini. Sebelumnya para tukang becak kayuh juga pernah protes dengan pengemudi bentor. Akhirnya dibuatlah perjanjian pada 11 Februari 2012 lalu.

Isi perjanjian antara lain, bentor diberi kebebasan beroprasi asalkan tidak melintasi Jalan Raya Sukowati. Bentor juga tidak diperbolehkan menambah jumlahnya. Saat itu jumlah bentor baru sekitar 100 unit. Namun kesepakatan tersebut dilanggar sendiri oleh pengemudi bentor.

“Ternyata itu dilanggar semua. Salahe dewe. Jumlah bentor sekarang bisa lebih dari 100,” jelas Heru.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge