0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Waduk Cengkilik Dikeruk, Petani Khawatirkan Suplai Air

Petani Canden khawatir pengerukan Waduk Cengklik bakal berdampak kesulitan air untuk irigasi (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Petani Desa Canden, Sambi, Boyolali, khawatir bila pengerukan Waduk Cengklik, Ngemplak, Boyolali, bakal berdampak pada lahan pertanian mereka. Pasalnya, sungai yang mengairi lahan persawahan satu-satunya yang masuk ke Waduk Cengklik.

“Petani khawatir tidak bisa tanam saat Waduk dikeruk ,tapi kita sedang mencari upaya agar petani tetap bisa menanam,” kata Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Desa Canden, Darojat, Kamis (24/3).

Dijelaskan, selama ini, petani Canden memanfaatkan air sungai dari Bendungan Watuleter. Petani khawatir bila saat pengerukan waduk, aliran sungai yang masuk ke waduk akan dimatikan. Rencananya, menurut Darojat, akan membendung aliran air dari Watuleter. Sehingga air bisa tetap mengairi areal persawahan. Apalagi saat ini sudah memasuki masa tanam III sehingga petani sangat membutuhkan air.

“Solusinya ya dengan membendung, biar tetap ada ketersediaan air,” tambahnya.

Salah satu petani Dusun Kiringan, Desa Canden, Sambi, Suradi (53), berharap aliran sungai yang menuju ke waduk tidak semuanya dimatikan. Kondisi saat ini, sungai sudah mati.

“Harapan kita air segera dialirkan kembali,” pungkasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge