0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Akhir Tragis Batman v Superman Jadi Benang Merah Justice League

Dok: Timlo.net/ ComicBook.com
Batman v Superman. (Dok: Timlo.net/ ComicBook.com)

Sutradara: Zack Synder

Tayang: 25 Maret 2016

Genre: Aksi

Durasi: 151 menit

Pemeran: Henry Cavill, Ben Affleck, Gal Gadot, Amy Adams

Timlo.net— Setelah 18 bulan paska pertarungan Superman melawan Jenderal Zod, umat manusia akhirnya tahu jika mereka tidak sendirian di alam semesta ini. Ada berbagai makhluk asing dengan kekuatan super, salah satunya adalah Superman. Putra terakhir Krypton itu mulai melakukan berbagai aksi heroik setelah memperkenalkan diri kepada dunia saat Zod berencana menghancurkan dunia di film sebelumnya “Man of Steel”.

Tapi penduduk dunia masih belum mampu menerima Superman. Sosok keberadaannya menjadi kontroversi terutama di Amerika Serikat (AS). Kota Metropolis sendiri hancur dan ribuan orang menjadi korban pertarungan antara Superman dan Zod. Sebagian masyarakat beranggapan jika Superman bisa menjadi ancaman dengan kekuatannya super yang dimilikinya. Siapakah bisa menjamin jika suatu saat dia tidak menyalahgunakan kekuatan tersebut? Bruce Wayne (Batman) dan Lex Luthor sendiri rupanya memiliki pendapat yang sama. Keduanya bahkan memikirkan cara yang sama untuk menghancurkan Superman.

Dalam film “Batman v Superman” ini kita disuguhi nuansa yang lebih gelap dan kelam dibandingkan dengan film sebelumnya. Kehadiran sosok Batman yang diperankan Ben Affleck membawa nuansa tersebut. Batman dalam film ini digambarkan sebagai sosok pembasmi kejahatan yang lebih berpengalaman dibandingkan Superman (Henry Cavill). Karir sang Batman melawan kejahatan sendiri sudah lebih dari 20 tahun, sementara Superman belum mencapai dua tahun. Faktor pengalaman inilah yang menjadi faktor penting dalam saat kedua tokoh ikonik ini bertarung.

Pertarungan antara Batman dan Superman sendiri bisa dikatakan berlangsung brutal. Rasanya berat untuk melihat keduanya bertarung. Alasannya adalah karena kedua tokoh ini adalah kedua tokoh baik. Masing-masing memiliki alasan untuk melakukan apa yang mereka lakukan. Sekalipun pertarungan ini seharusnya tidak perlu terjadi, tapi keduanya juga memiliki alasan yang kuat untuk bertarung. Walaupun Batman jelas tidak memiliki kekuatan yang setara dengan Superman, tapi Batman rupanya menyiapkan kejutan untuk Superman yang mengubah jalannya pertarungan.

Sosok Wonder Woman (Gal Gadot) diperkenalkan dengan baik. Wonder Woman, yang memakai nama samaran Diana Prince sempat mengalami konflik kecil dengan Bruce karena keduanya mengincar Lex. Dalam film ini kita diperlihatkan sosok wanita super yang tidak kenal rasa takut dan cukup kuat untuk berhadapan dengan musuh utama yang akan muncul di akhir film. Ada sebuah pertanyaan yang muncul, dalam dunia “Batman v Superman” siapakah yang lebih kuat: Superman atau Wonder Woman? Sayang keduanya tidak sempat beradu kekuatan.

Selain itu interaksi Wonder Woman, Batman dan Superman dalam film ini berlangsung singkat. Saya sendiri penasaran untuk melihat interaksi antara Bruce Wayne dan Clark Kent dalam film selanjutnya. Jelas keduanya dalam film ini memiliki ideologi dan cara yang berbeda dalam menegakkan keadilan dan melawan kejahatan. Sekalipun akhirnya keduanya bersatu dalam waktu singkat untuk menghadapi musuh yang sama, tapi konflik di antara keduanya belum berakhir. Saya juga penasaran bagaimana interaksi Superman dan Wonder Woman yang belum sempat dijelajahi dalam film ini.

Superman sendiri mengalami akhir yang tragis saat melawan musuh utama yang muncul di dalam film. Akhir tragis inilah yang membuat Bruce Wayne merasa bersalah karena menantang Superman bertarung. Rasa bersalah dan firasat jika ancaman yang lebih besar akan muncul, dia meminta bantuan Diana Prince untuk melacak keberadaan tiga makhluk super lain yang sempat diperkenalkan dalam film.

Editor : Ranu Ario

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge