0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Korban Tewas di Sungai Kahyangan Diduga Terpeleset dari Jurang

dok.timlo.net/tarmuji
Lokasi penemuan jasad korban (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Dua warga Pacitan yang sebelumnya dinyatakan hilang di Sungai Kahyangan, Kamis (24/3) pagi ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Kedua korban diketahui bernama Hadi Sarijo (65) warga Kebon RT02/RW01 Kelurahan/Kecamatan Punung, Pacitan, dan Didik Mulyono (40) warga Kebon RT02/RW01 Kelurahan/Kecamatan Punung, Pacitan.

“Dari pemeriksaan tim medis, kedua korban tewas karena terseret arus sungai, setelah sebelumnya terpeleset dari atas jurang. Selain itu,dari tubuh korban tidak ditemukan bekas atau tanda-tanda penganiayaan,” ungkap Kapolsek Tirtomoyo AKP Eko Marudin mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Windro Akbar Panggabean.

Dikatakan, saat ditemukan jasad kedua korban ini masih dalam keadaan berpakaian lengkap.

“Tadi pagi sekitar pukul 6.30 WIB satu korban ditemukan di bawah jembatan Desa Dlepih, yang berjarak sekitar 1.5 kilometer dari lokasi ritual, sedang satu korban ditemukan di aliran Sungai Kahyangan, tepatnya di sisi pertapaan Selo Payung,” jelasnya.

Dari keterangan warga sekitar, diketahui jika salah satu korban kerap melakukan ritual. Sesaat setelah dilakukan evakuasi, polisi pun meminta keterangan, baik dari masyarakat sekitar maupun pihak keluarga korban untuk mencocokkan ciri-ciri ciri korban yang ditemukan.

Ditambahkan, diduga kedua korban sebelum tewas terlebih dahulu terpeleset. Pasalnya, saat kejadian wilayah tersebut diguyur hujan. Di sisi lain, aliran Sungai Kahyangan pun debit airnya dalam kondisi naik.

“Kita  sudah menghubungi pihak keluarganya, rencananya kita akan membantu pemulangan kedua jenazah korban,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge