0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Keluhan Lamanya Pengurusan Sertifikat Meluas

timlo.net/putra kurniawan
Kantor BPN Sukoharjo (timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Keluhan tidak jelasnya pengurusan sertifikat tanah di sejumlah desa di Kecamatan Bendosari meluas ke sejumlah desa. Kali ini warga Desa Puhgogor mengaku sudah dua tahun lebih sertifikatnya belum selesai, dan masih di tangan perantara pengurusan.

“Punya saya tiga sertifikat sejak dua tahun lebih belum selesai, selain itu tetangga saya juga belum. Itu baru yang saya tahu jelas ada bukti tanda terimanya, kalau dari cerita warga lainnya ada puluhan yang mengalami nasib yang sama,” kata salah satu warga, Abdul Rohim, Rabu (23/3).

Sejak dua tahun lebih, sertifikat ternyata belum didaftarkan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sukoharjo, padahal berkas lengkap dan tidak ada masalah. Baru setelah ditanyakan pemiliknya, oknum yang mengurus sertifikat warga dengan cara kolektif ini menjanjikan segera didaftarkan.

Padahal biaya yang dikeluarkan Abdul Rohim dan sejumlah warga lainnya tidak sedikit, sekitar Rp 2 juta lebih untuk satu sertifikat. Namun setelah dibayar lunas seluruh biaya kepengurusan, sertifikat warga yang rata-rata tergolong ekonomi menengah ke bawah tidak kunjung keluar.

“Bahkan mbah Tarni itu untuk biaya pengurusan sertifikat yang dibayarkan ke pak Heri sekitar empat juta rupiah dari uang hutangan. Tapi tadi saya sudah ketemu pak Heri, ia mengatakan seluruh berkas saya masih lengkap dan siap dikirimkan ke BPN,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan sejumlah warga mengeluhkan lamanya proses pengurusan sertifikat taah di sejumlah desa. Namun kondisi ini dibantah Camat Bendosari yang menyatakan hanya beberapa yang belum selesai dan masih dalam proses di BPN.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge