0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bebaskan Visa, Indonesia Rangkul Wisatawan Selandia Baru

(www.eventfinda.co.nz)

Timlo.net – Indonesia mempromosikan kebijakan Bebas Visa Kunjungan (BVK) pada event Auckland International Cultural Festival 2016, Selandia Baru. Hal itu dilakukan untuk mendongkrak jumlah wisatawan dari negeri Kiwi.

Saat ini, target pasar Selandia Baru masih menyatu dengan Australia. Sekedar gambaran, pada 2015, wisman Australia yang berkunjung ke Indonesia mencapai 1.026.239 orang. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menargetkan pada 2016 ini jumlah kunjungan wisatawan bisa meningkat menjadi 1.400.000 orang.

“Selandia Baru adalah negara yang maju dengan kesejahteraan masyarakat yang tinggi. Jumlah outbond-nya melebihi jumlah penduduk, tetapi yang ke Indonesia baru sekitar 33.000 orang. Jadi kita sedang berusaha menarik mereka untuk berkunjung ke Indonesia,” kata Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana, seperti rilis yang diterima Timlo.net, Rabu (23/3).

Saat ini, PP No 21 Tahun 2016 tentang tambahan BVK yang baru sudah ditandatangani Presiden Joko Widodo, untuk 169 negara sejak 2 Maret 2016. Termasuk di dalamnya Selandia Baru. Kebijakan ini telah secara resmi memiliki payung hukum, karena itu tinggal diimplementasi di lapangan.

Rencana promosi BVK itu langsung direspon Ketua Umum Asosiasi Biro Pariwisata Indonesia (ASITA), Asnawi Bahar. Menurutnya, langkah ini bisa langsung berimbas pada peningkatan sumber devisa negara.

“Ini bisa memberi efek positif dalam banyak hal, tenaga kerja, aspek turisme, kebudayaan dan seni, kuliner, perhotelan dan restoran atau akomodasi, transportasi dan lain sebagainya,” terang Asnawi.

Dari pengalaman Asnawi, kebijakan bebas visa akan berdampak positif dalam segi finansial. Harga visa bisa menunjang budget yang lain seperti peluang membelanjakan cinderamata, lama menginap pada hotel, makan dan minum serta transportasi.

“Sudah merupakan suatu kebiasaan para turis di Australia dan Selandia Baru kalau akan berlibur ke negara lain itu membuat neraca budget. Kalau ada promosi BVK, wisatawan nusantara (wisnus) Selandia Baru bisa langsung terbang, sudah bisa berwisata di Indonesia. Tidak perlu menunggu jadinya visa, tidak perlu mengurus Visa on Arrival,” terang Asnawi.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge