0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PKL City Walk : Direlokasi Berarti Mulai Dari Awal

timlo.net/ichsan rosyid
PKL City Walk bakal menempati Jalan di Timur Stadion Sriwedari (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo – Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) City Walk gerobak kuning bersikeras menolak direlokasi ke tempat yang baru. Meskipun Dinas Pengelola Pasar (DPP) berjanji membenahi lahan yang akan mereka tempati. Selain kondisi tempat yang kurang layak, mereka merasa lokasi yang baru kurang strategis untuk berjualan makanan.

“Dipindah di sini saya yakin pasti sepi pengunjung. Tidak ada orang yang sengaja lewat jalan ini untuk mencari makan,” keluh salah satu PKL City Walk, Rismianto (29), Rabu (23/3).

Ia beralasan, jalan di Sebelah Timur Stadion Sriwedari itu jarang dilewati. Selain itu, lokasi tersebut juga terlalu jauh dari kompleks perkantoran yang menjadi pasaran utamanya.

“Kalau di City Walk, banyak pengunjung karena dekat dengan perkantoran dan hotel-hotel. Orang jalan-jalan juga bisa sekalian mampir makan,” terangnya.

Keluhan yang sama juga dirasakan Witoyo (42). PKL yang berjualan di depan Gereja Gendengan itu yakin di tempat yang baru, ia akan banyak kehilangan pelanggannya. Berbeda dengan Rismianto, Witoyo menyatakan dirinya tetap akan patuh bila DPP akan merelokasi para PKL.

“Di Timur Stadion Sriwedari sama saja kita harus mulai dari awal. Tapi kalau DPP menghendaki demikian, mau bagaimana lagi,” kata dia.

Menanggapi hal tersebut, Kepala DPP, Subagiyo menilai permasalahan tersebut sebagai hal wajar. Untuk membantu para PKL, pihaknya berjanji akan memasang spanduk di ujung-ujung jalan yang memisahkan Stadion Sriwedari dan Taman Hiburan Rakyat (THR) itu.

“Dahulu Pasar Notoharjo juga awalnya sepi. Setelah dua sampai tiga tahun hasilnya sudah kelihatan,” kata dia.

Sebelumnya, para PKL akan direlokasi ke tanah lapang di Selatan Stadion Sriwedari. Namun karena lahan tersebut sering tergenang air hujan, DPP memindahkan lokasi ke sepanjang jalan di Timur Stadion Sriwedari yang diyakini tidak tergenang air hujan.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge