0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dewan Desak Pemkot Solo Tambah IPAL

dok.timlo.net/daryono
Teguh Prakosa, Ketua DPRD Solo (dok.timlo.net/daryono)

Solo — Makin parahnya kondisi lingkungan di Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon mendapat sorotan kalangan Dewan. Mereka mendesak supaya Pemkot Solo segera membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di sejumlah sentra kawasan produksi batik dan rumah sakit di kawasan tersebut.

“Banyak warga mengeluhkan terkait IPAL di kawasan Semanggi, Pasar Kliwon. Tahun lalu, keluhan itu muncul dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Solo. Tahun ini juga masih dikeluhkan. Artinya, kebutuhan masyarakat terkait IPAL ini sangat mendesak,” terang Ketua DPRD Solo, Teguh Prakosa, Selasa (23/3).

Sebenarnya, kata Teguh, kawasan lain seperti Kauman dan Laweyan juga merasakan dampak limbah yang dihasilkan dari pengrajin batik. Namun, kawasan Semanggi menjadi prioritas utama lantaran limbah batik sudah sangat pekat. Saat ini sebagian besar limbah produksi batik dialirkan ke Kali Jenes atau sering disebut Kali Kecing. Jika dalam keadaan aliran tidak deras maka dapat dirasakan bau yang tidak sedap dan perubahan warna air sungai. Bau tersebut akan hilang ketika aliran sungai relative deras karena hujan.

Lebih lanjut, politikus PDIPP mengatakan saat ini IPAL sudah ada di Semanggi namun dianggap memiliki jarak yang cukup jauh dari kawasan perajin batik. Dengan jarak yang cukup jauh, Pemkot kesulitan untuk membangun gorong-gorong sebagai jalur air limbah. Ia pun mendesak Pemkot untuk membangun IPAL di kawasan industri batik secepat mungkin dengan pertimbangan kesehatan masyarakat.

“Kalau bisa 2017 bisa direalisasikan, biar lingkungan di sana juga sehat,” katanya.

Senada, Wakil Ketua DPRD Solo Umar Hasyim berjanji Dewan akan menyediakan anggaran khusus untuk pembangunan IPAL di pusat industri batik. Dengan catatan masyarakat di kawasan tersebut bersedia ditata. Karena pembangunan yang dilakukan pemerintah tanpa disertai peran serta aktif masyarakat maka tidak akan terwujud.

“Kalau benar-benar siap, kita pasti anggarkan,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge