0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Taman City Walk Tetap akan Dibongkar, Ini Alasan Walikota

dok.timlo.net/red
Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo dan Wawali Achmad Purnomo (dok.timlo.net/red)

Solo — Meski mendapat tentangan dari komonitas dan kalangan legislatif, namun tak menyurutkan langkah Pemkot Solo untuk merubah taman di kawasan city walk. Pasalnya, perawatan di taman sepanjangan Jalan Slamet Riyadi tersebut dinilai susah dan sering rusak saat digelarnya even di jalan utama Solo tersebut.

“Silakan menolak, mereka (komunitas dan dewan —Red) hanya sekadar ngomong dan tidak berhadapan langsung dengan masyarakat,” kata Walikota Solo, FX. Hadi Rudyatmo, Selasa (22/3).

Menurut Rudy –sapaan akrab Walikota Solo, penolakan yang terjadi tak cuma sekali ini saja. Hal itu juga pernah terjadi saat Pemkot melakukan pembongkaran median jalan di Jl Jendral Sudirman (Jensud). Saat itu juga terjadi gelombang penolakan, namun hasilnya saat ini bisa dilihat.

Terkait pembongkaran yang dilakukan pada taman city walk, Rudy mengaku upaya itu memberikan peluang kepada pedagang yang berada di sisi selatan jalan. Sehingga jika diganti nanti, saat warga melintas mengetahui kalau di kawasan tersebut ada pedagangnya. Bahkan beberapa waktu lalu ia juga sudah memperkirakan akan ada pro dan kontra terkait hal tersebut.

“Kalau berkaca pada Jensud saat itu memang ditolak, namun setelah hasilnya seperti ini tidak pernah berkomentar,” jelasnya.

Sementara, Wakil Walikota Solo Achmad Purnomo mengklaim banyak pedagang yang sangat mendukung terkait rencana tersebut.  “Kemarin ada pedagang yang menyampaikan kepada saya, intinya rasa senang ada di benak mereka, terkait rencana ini. Apalagi di depan toko mereka, selama ini sudah dilarang untuk lokasi parkir,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge