0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Longsor Kembali Terjang Lereng Merbabu

foto: Nanin
Warga gotong royong bersihkan tanah longsor di Desa Jrakah,Selo (foto: Nanin)

Boyolali – Bencana tanah longsor kembali menerjang wilayah Gunung Merbabu, tepatnya di Desa Jrakah, Selo, Selasa (22/3). Longsor terjadi di Gunung Nganten, kawasan Lereng Merbabu dan berada di lahan milik warga. Material tanah dan batu menutup aliran Sungai Gremeng.

“Jumlahnya mencapai ribuan kubik, kita khawatir bila hujan deras tiba akan terjadi banjir lahar dingin seperti Minggu kemarin,” kata Kades Jrakah, Slamet.

Dijelaskan, saat longsor terjadi, cuaca di kawasan Merbabu sangat cerah. Diduga, longsor terjadi karena tumpukan tanah dan lokasi telah mengalami retak- retak.

Longsor juga terjadi di jalur alternatif penghubung Dukuh Tempel dan Dukuh Tumut, keduanya masuk Desa Jrakah. Meski hanya bisa dilalui pejalan kaki, namun jalur tersebut sangat penting bagi warga kedua dukuh.

“Tertutup total, tidak bisa dilalui, harus memutar ke jalur SSB, jauhnya 10 kilometer,” tambahnya.

Pihaknya bersama warga langsung melakukan gotong royong untuk membersihkan material tanah. Namun, upaya tersebut terpaksa dihentikan. Pasalnya, selain material longsor sangat banyak, warga juga membutuhkan kawat bronjong untuk penguat jalan.

“Sementara kita hentikan dulu, sambil menunggu kawat bronjong,” imbuhnya.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge