0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tiga Jembatan Jadi Korban Ganasnya Lahar Dingin

foto: Nanin
Warga Jrakah bergotong royong membersihkan lumpur di Jembatan Wonolelo,perbatasan Boyolali Magelang usai banjir lahar dingin (foto: Nanin)

Boyolali – Banjir lahar dingin menerjang wilayah Jrakah, Selo, Minggu sore (20/3). Akibatnya, dua jembatan mengelami kerusakan dan satu jembatan hanyut terbawa banjir.

Menurut Kades Jrakah, Selo, Slamet, jembatan yang hanyut menghubungkan Dukuh Citran, Desa Jrakah dengan Dukuh Tempel, Desa Wonolelo, Magelang. Sedangkan yang rusak berat menghubungkan Dukuh Citran dengan Dukuh Gratan, Wonolelo. Kedua jembatan tersebut merupakan jalan pintas warga Magelang menuju ke Pasar Jrakah, Selo.

“Sebelum diterjang banjir, hanya bisa dilalui sepeda motor dan jalan kaki, sekarang sama sekali tidak bisa,” ungkapnya, Senin (21/3).

Selain jembatan, banjir lahar dingin juga mengakibatkan sejumlah areal ladang milik warga rusak. Padahal tanaman cabai dan tomat di lahan tersebut sedang memasuki masa panen. Total kerugian ditaksir mencapai Rp 500 juta.

Sementara itu, untuk jembatan Wonolelo di Jalur Solo-Selo-Borobudur, yang menghubungkan Desa Jrakah, Selo dan Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Magelang, dipastikan kondisinya aman. Jembatan hanya mengalami kerusakan ringan di bagian pembatas dan lantai dasar.

“Kami pastikan konstruksi jembatan aman untuk dilalui kendaraan,” ujar Kasi Jembatan Bina Marga Jateng Wilayah Surakarta, Ukit Waskito, saat melakukan pengecekan di lokasi.

Untuk pembersihan akan dilakukan secepatnya. Saat ini pihaknya masih melakukan pembersihan lumpur yang menutup sebagian badan jembatan. Pihaknya juga menghimbau kepada pengguna jalan untuk berhati-hati saat melintas apalagi bila hujan.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge