0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pembangunan Tol dikebut, Belasan Lahan Belum Dibayar

dok.timlo.net/nanin
Proyek jalan tol Soker (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali – Pembayaran ganti rugi terhadap 19 bidang tanah yang terkena proyek jalan tol Solo-Kertosono (Soker) hingga kini belum selesai. Pembangunan yang dilakukan terpaksa terpisah-pisah.

“Solusinya nanti akan kita lakukan rekayasa lalu lintas,” kata Kepala Satuan Kerja (Satker) Tol Solo-Kertosono (Soker), Aidil Fiqri, Senin (21/3).

Dijelaskan, pihaknya saat ini mengejar pembangunan jalan tol agar saat mudik lebaran nanti bisa dilewati pemudik. Langkah ini dilakukan untuk mengurai kemacetan lalu lintas saat arus mudik, terutama di dalam kota mulai Kartasura – Karanganyar langsung bisa masuk ke Sragen.

Proses pemadatan tanah, pengerjaan konstruksi awal, hingga pemasangan beberapa perlengkapan jalan mulai dikebut.

“Kita sampai lembur-lembur, tujuanya untuk melayani masyarakat agar lebih nyaman,” imbuhnya.

Sementara terkait dengan belasan bidang tanah yang belum dikerjakan karena terkendala proses ganti rugi, nantinya akan dilakukan pengalihan lajur. Pengguna jalan nantinya harus berjalan zig zag di jalur yang sudah dibangun untuk menghindari petak tanah yang belum dibangun.

Terpisah, Panitia Pembuat Komitmen Tol Soker, Waligi, membenarkan adanya belasan lahan yang belum bebas. Pihaknya saat ini terus melakukan upaya untuk pembebasan lahan. Solusi terakhir bila tetap deadlock, yaitu konsinyasi pengadilan terhadap pemilik tanah yang menolak dibebaskan.

“Sudah ada yang masuk ke pengadilan, itu menjadi solusi terakhir,” tandasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge