0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Anonymous Rilis Informasi Pribadi Donald Trump

Anonymous. (Dok: Timlo.net/YouTube.)

Timlo.net—Kelompok hacker Anonymous mengaku telah membocorkan informasi pribadi dari Donald Trump. Kelompok itu memposting sebuah video yang mengaku jika mereka sudah menyebar informasi nomor telepon dan nomor keamanan sosial dari kandidat presiden tersebut.

Pengakuan ini muncul beberapa hari setelah mereka mendeklarasikan perang melawan Donald dan bersumpah untuk menutup situs-situs kampanye miliknya yang dianggap tidak konsisten dan penuh kebencian.

Video yang dirilis di YouTube itu menunjukkan seorang anggota Anonymous yang menggunakan topeng Guy Fawkes berkata, “Donald Trump berambisi masuk ke Gedung Putih dalam upaya mempromosikan agenda fasisme dan xenophobia. Dia menyarankan pembunuhan anggota keluarga tersangka teroris bahkan sekalipun dia mengakui mereka tidak bersalah. Hal ini hanya akan menyebabkan lebih banyak kekerasan dari keluarga tersangka yang dibunuh oleh rezim Trump. Donald Trump adalah musuh dari konstitusi dan hak-hak alami yang dilindungi. Kami memanggil Anda dan jutaan warga lainnya untuk mengambil tindakan melawan Donald Trump.”

Di bawah video itu terdapat link-link ke situs Pastebin, yang diduga berisi informasi detil tentang Donald Trump. ‘Kami menyertakan sebuah hadiah: nomor keamanan sosial, nomor ponsel dan detil lainnya dari Donald Trump untuk menolong Anda menyelidiki calon diktator ini secara mandiri,” ujar pria dalam video.

“Gunakan informasi itu sesuai keinginan Anda, tapi ingatlah jika Anda sendiri bertanggung jawab terhadap tindakan Anda,” terang pria itu.

Anonymous memakai hashtag #OpWhiteRose untuk kampanye melawan Donald Trump. Dengan hashtag itu diharapkan para hacker akan bersatu melawan politisi milyader itu. Video tersebut diupload di YouTube minggu lalu.

Ini bukanlah kali pertama Donald menjadi sasaran kelompok itu. Pada Desember 2015, kelompok hacktivist itu menyerang situs trumptowerny.com setelah menyatakan jika para Muslim seharusnya dilarang masuk ke Amerika Serikat (AS).

Sumber: Mirror.co.uk

 

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge