0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Earth Hour di Solo Turunkan Beban Listrik 10 Megawatt

Earth Hour di Solo (foto: David G)

Solo – Even tahunan Earth Hour kembali digelar, Sabtu (19/3) di beberapa kota di Indonesia. Tak terkecuali di Kota Bengawan, kegiatan pemadaman lampu secara serentak ini dipusatkan di halaman Balaikota Solo.

“Kita menyambut gembira kegiatan ini, karena seperti kita tahu, bahwa hal ini cukup mampu mengurangi beban energi yang digunakan dengan memadamkan lampu selama satu jam,” ungkap Kepala Balai Lingkungan Hidup (BLH) kota Solo, Widhi Srihanto.

Pemadaman dilakukan selama satu jam, mulai pukul 20.30 WIB hingga pukul 21.30 WIB. Selain melakukan pemadaman di Balaikota Solo, lampu penerangan di beberapa ruas jalan, seperti jalan Slamet Riyadi, jalan Jendral Sudirman, jalan Mayor Kusmanto, dan jalan Ronggowarsito juga turut dipadamkan.

Menurut Manajer PLN Rayon Solo Kota, Wardiyo, pemadaman secara serentak selama satu jam ini bisa menurunkan pemakaian listrik hingga 10 Megawatt. Hal ini setara dengan Rp 4,1 miliar uang yang bisa dihemat dari pemadaman ini.

“Dari pemakaian normal yakni sekitar 112 Megawatt, pemadaman ini bisa turun menjadi 102 Megawatt. Hal ini cukup efektif untuk menghemat energi,” kata dia.

Aksi selama satu jam ini juga melibatkan aparat kepolisian, linmas, dan satpol PP. Sebab pemadaman lampu penerangan jalan ini dianggap bisa membahayakan pengguna jalan. Meskipun tidak gelap secara total, pemadaman ini juga bisa dimanfaatkan oknum tak bertanggungjawab untuk melancarkan aksi kejahatan.

“Semoga aksi ini bisa ditularkan, sehingga kita bisa menurunkan jumlah energi yang digunakan. Lebih hemat energi, juga berarti lebih hemat biaya yang dikeluarkan,” sambung Widhi Srihanto.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge