0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rebutan Monumen Jaten, Begug Hanya Minta Ijin Mengelola

Monumen Jaten dipasangi spanduk (foto: Nanang)

Karanganyar – Mantan Bupati Wonogiri Begug Poernomosidi pernah menemui Ketua Yayasan Panji Olah Raga untuk meminta ijin pengelolaan Monumen Jaten. Oleh ketua yayasan, Abdul Gafur, Begug diijinkan karena hanya sebatas mengelola.

“Dia minta ijinnya untuk mengelola bukan menguasai bahkan balik nama atas tanahnya,” kata Ketua Yayasan Panji Olah Raga, Abdul Gafur, Sabtu (19/3).

Dijelaskan Abdul Gafur, pada tahun 2002 lalu, Begug Poernomosidi, memang pernah bertemu dengannya di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Begug meminta ijin untuk mengelola Monumen Jaten. Begug juga mengaku telah bertemu dengan mantan Presiden Soeharto dan sudah diijinkan mengelola monumen Jaten.

“Karena hanya sebatas mengelola, saya ijinkan,” jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut tidak membahas sama sekali peralihan status tanah maupun balik nama tanah milik yayasan yang dikelolanya. Dia terkejut karena saat ini hak atas tanah sudah berpindah tangan.

“Ini kan aneh. Ini merupakan tindak pidana. Saya minta kepada saudara Begug, agar mengembalikan status tanah tersebut kepada yayasan,” kata Mantan Menpora tersebut.

Abdul Gafur selaku ketua Yayasan Panji Raga yang mempunyai hak atas tanah tersebut akan menempuh jalur hukum. Jika mantan Bupati Wonogiri itu tidak segera mengembalikan status tanah seperti semula.

“Kita akan tuntut melalui jalur hukum,” tegasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge