0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Banjir Kiriman, Warga Takut Hewan Ternak Ikut Hanyut

foto: Nanin
Banjir kiriman terjang dua RW di Desa Pilangrejo, Juwangi (foto: Nanin)

Boyolali – Sebanyak 20 rumah di dua RW di Desa Pilangrejo, kecamatan Juwangi, Jumat (18/3) malam terendam banjir dengan ketinggian 20-50 cm. Banjir yang menggenangi pemukiman warga ini berasal dari sungai-sungai kecil yang meluap.

“Tidak parah, karena air tidak lama menggenang, hanya sekitar 10 menit hingga 15 menit tergenangnya, setelah itu langsung surut,” kata Kades Pilangrejo, S Dimin, Sabtu (19/3).

Dijelaskan, setiap hujan deras, dua RW tersebut sudah menjadi langganan banjir kiriman dari Hutan Telawa. Meski banjir kiriman langsung surut, namun warga tetap waspada untuk mengantisipasi barang-barang mereka agar tidak terbawa banjir.

“Warga berjaga biar harta benda mereka tidak hanyut. Kambing, ayam, itik juga dijaga,” lanjut dia.

Pihaknya juga sudah melaporkan kejadian ini ke Polsek Juwangi, Camat, Koramil dan BPBD Boyolali. Sementara hari ini, BPBD sudah mengirimkan empat personil untuk membantu warga yang rumahnya terendam banjir dan mengirimkan logistik.

“Desa Pilangrejo masuk daerah rawan banjir, kita sedang mencarikan solusi,” ungkapnya.

Dijelaskan, BPBD dan DPU ESDM sudah melakukan pengecekan ke Pilangrejo. Dimana, untuk mencegah banjir, perlu dibuatkan tanggul dan pengerukan sungai. Namun dua solusi tersebut membutuhkan anggaran yang besar. Selain Pilangrejo, Desa Ngleses, Kecamatan Juwangi, juga rawan banjir.

“Butuh dana yang besar, apalagi sungai di Juwangi masuk kawasan Jratun Seluna milik BBWS,” tandasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge