0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hendak Jemput Anak Les, Hermi Tersambar Petir

timlo.net/aditya wijaya
Polisi bersama warga menggotong mayat korban tersambar petir di Towangsan, Kecamatan Gantiwarno, Klaten (timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Hermi Subekti (46) ditemukan tergeletak meninggal di tengah persawahan Dukuh Tangkisan, Desa Towangsan, Kecamatan Gantiwarno, Jumat (18/3) sore. Ibu paruh baya itu meninggal lantaran tersambar petir.

“Kejadiannya sekitar pukul 15.15 WIB. Saat itu korban yang mengendarai motor Honda Beat hitam AD 6484 ZQ tersambar petir di tengah jalan persawahan Tangkisan,” ujar Kapolsek Gantiwarno AKP Barozi.

Informasi dihimpun, korban warga Dukuh Titang RT 10/RW 05, Desa Towangsan itu hendak menjemput anaknya yang tengah les di Desa Canan, Kecamatan Wedi. Dalam kondisi hujan deras, Hermi yang mengenakan jas hujan ini mengendarai motornya sendirian.

Kemudian korban tergeletak di tengah jalan. Mengetahui korban tersambar petir, lantas warga melaporkannya ke Polsek dan puskesmas setempat.

“Dari olah kejadian perkara, kemungkinan petir terlebih dahulu menyambar pohon jati, baru mengenai korban. Dia bersama motornya terpelanting sekitar lima meter dari pohon jati yang tersambar, sedangkan helmnya berada di bawah pohon. Kondisi korban, baju bagian pundak dan mengalami luka di leher dan muka seperti terbakar,” jelas AKP Barozi.

Akibat kejadian itu, sejumlah warga sempat berkerumun di lokasi kejadian. Kini jenazah korban langsung di bawa pihak keluarga ke rumah duka.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge