0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dipilih Ahok, Heru Budi Hartono Masih Tidak Percaya

merdeka.com
Heru Budi Hartono (merdeka.com)

Timlo.net – Bakal calon gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menggandeng Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset DKI Jakarta, Heru Budi Hartono sebagai bakal calon wakil gubernur. Heru sendiri masih tak percaya dengan pilihan Ahok yang menunjuk dirinya.

“Saya kan PNS enggak pernah masuk ke ranah itu. Saya masih kerja, kerjaan numpuk, masih disposisi 100 surat,” katanya kepada wartawan, Jumat (18/3).

Sejauh ini, dia mengklaim tak mau ambil pusing soal pilgub DKI. Dia memutuskan tetap bekerja. Termasuk soal kapan dirinya harus mundur.

“Mundur, nanti kita lihat tinggal tunggu perintah pak gubernur. Saya enggak tahu KPU pendaftaran, kapan syaratnya harus mundur. Begitu pendaftaran, bikin surat pernyataan mundur. Dinyatakan lolos, sah, ya mengundurkan diri. Waktunya kalau enggak salah 60 hari,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, dia memastikan selama ini tak ada masalah saat bekerja sama dengan Ahok. Dia menganggap cara kerja Ahok justru memotivasi PNS di DKI.

“Ya buktinya sekarang masih sama-sama. Beliau motivator supaya anak buah tetap berjalan di koridor, terus semangat untuk perubahan. Contohnya tadi ada e-aset, nanti ada e-samsat dan lain-lain. Semuanya juga bagus. Kalau beliau mendorong agar lebih keras kan itu bagus untuk anak buah lebih maju,” katanya.

Sebagai PNS, dikatakannya tidak mau pusing soal galangan dukungan. Dia yakin Ahok sudah punya banyak program kerja jika kembali terpilih.

“Gimana mau galang dukungan orang saya PNS. Pulang saja kemarin jam 9 malam sampai rumah jam 11. Program ada di kantongnya Pak Ahok sudah ada, dan enggak tahu seperti apa. Tapi itu masih jauh dan belum ada pembahasan juga,” ungkap Heru.

“Soal blusukan, ya kemarin-kemarin juga kita sering blusukan,” tambahnya.

Ditambahkan dia, karena fokus kerja, dirinya tak berpikir lebih jauh lagi. Andai pun nantinya diri bersama Ahok tak terpilih, Heru mengaku siap pensiun dan berpikir membuat usaha.

“Pensiun, tidur di rumah. Pasti ada rencana lain, gampang-gampang aja. Jualan aja, bikin food truck. Sama istri desain-desain food truck yang bagus ya kita jualan. Nikmatin. Kalau saat ini sama PNS biasa aja, mereka baik-baik semua,” bebernya.

[lia]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge