0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Nasib Hambalang Ditentukan Jokowi

merdeka.com
Megaproyek Hambalang (merdeka.com)

Timlo.net – Presiden Joko Widodo berjanji menggelar rapat terbatas (ratas) secepatnya untuk membahas kelanjutan proyek Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olah Raga Nasional (P3SON) Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Jokowi segera memutuskan akan melanjutkan atau tidak proyek tersebut secepatnya.

Meski menyatakan akan segera mengambil keputusan, namun mantan Gubernur DKI Jakarta itu enggan mengungkapkan perasaannya ketika melihat kondisi mega proyek yang memang terlihat memprihatinkan itu.

Jokowi hanya menggeleng-gelengkan kepalanya ketika ditanya awak media ihwal perasaannya itu. Ketika ditanya apa maksud geleng-gelengnya itu, Jokowi kembali hanya geleng-geleng kepala.

“Ya ini perasaan saya ini,” kata Jokowi, Jumat (18/3).

Sebelumnya, Jokowi juga menyatakan sembari menunggu keputusan tersebut, dia meminta kepada Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono untuk meneliti struktur tanah di lokasi. Sebab, Jokowi mendapat laporan bahwa struktur tanah di proyek tersebut merupakan tanah yang labil.

“Pak Menteri PU juga akan melihat kalau dilanjutkan, atau pertanyaan kedua, apakah tanah yang labil di sini memungkinkan untuk ini diteruskan. Karena info yang saya terima tanah ini telah labil, ini nanti perlu di Balitbang PU juga akan mengecek lagi memungkinkan atau tidak masalah labilitas tanah,” ujar Jokowi.

Saat blusukan itu, Jokowi juga menilai perlunya tenaga yang ektra apabila nantinya pembangunan diputuskan dilanjutkan atau tidak. Sebab, dia menemukan fakta bahwa struktur bangunan yang tak sesuai.

“Kemudian juga bangunan kalau diteruskan struktur bangunan kan dilihat, harusnya besinya gede, tapi ternyata setelah dicek di lapangan malah besinya kecil. Harusnya pondasi misalnya 3 meter, malah besinya 1 meter, nah ini yang akan dicek semuanya secara total,” katanya.

[lia]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge