0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penertiban KTL di Wonogiri Nyaris Ricuh

Petugas gabungan merazia kawasan KTL Wonogiri (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Penertiban kawasan tertib lalu lintas (KTL) di depan Pasar Wonogiri Kota oleh petugas gabungan sempat bersitegang dengan pedagang kaki lima (PKL) yang membandel  berjualan di tepi ruas jalan KTL. Bahkan hampir saja gerobak milik pedagang VCD bajakan tersebut  diangkut ke Mapolres.

“Ini pedagang pekan lalu sudah kita tertibkan, tapi ini kok kembali berjualan lagi,” ungkap Kasie Propam Polres Wonogiri Iptu Suprdi mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Windro Akbar Panggabean, Jumat (18/3).

Dikatakan, selain mengganggu ketertiban lalu lintas, gerobak milik PKL juga dinilai merusak kenyamanan. Pasalnya letak gerobak PKL tersebut berada di depan sebuah toko.

“Apalagi ini menjual barang ilegal. Kalau mau pindah tidak akan kami garuk, tapi kalau nekat akan kita garuk dan kita proses,” jelasnya.

Puluhan petugas gabungan, baik Satpol PP, Polisi dan Dishubkominfo menyisir ruas Jalan A Yani, Wonogiri. Penertiban tidak hanya dilakukan kepada PKL saja, namun pengguna jalan raya yang melanggar aturan juga dikenai sanksi oleh jajaran Satlantas Polres Wonogiri.

Sesaat kemudian suasana dapat mencair setelah petugas bernegosiasi dengan PKL dan ada kata sepakat. Pemilik gerobak PKL pun mengiyakan instruksi petugas.

“Saya harap nanti siang gerobak ini dipindahkan,” tegasnya.

Sementara itu pemilik gerobak, Wagiman (37), warga Lingkungan Bauresan, Kelurahan Giritirto berdalih nekad berjualan lantaran lokasi tersebut karena dinilai strategis, Dia juga mengaku sudah lama berjualan VCD di lokasi tersebut, semenjak Pasar Wonogiri Kota dibangun.

“Kalau saya nggeser ke sisi timur, kabel listrik saya tidak sampai, soalnya untuk kebutuhan listrik selama ini saya numpang di toko kain di belakang ini,” tambahanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge