0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

3 Jalan Diberlakukan Satu Arah, Masyarakat Diminta Masukan

Petugas dari Dishubkominfo Solo memberikan leaflet kepada masyarakat terkait pemberlakuan jalur searah (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo – Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Soloraya mengimbau masyarakat untuk memberikan masukan guna mengkritisi secara terbuka kebijakan penerapan Sistem Satu Arah (SSA). Apalagi dalam waktu seminggu ke depan proses penerapan SSA di tiga ruas jalan, yakni Jalan Radjiman, Jalan Agus Salim dan Jalan Perintis Kemerdekaan akan dilakukan evaluasi.

“Upaya ini bertujuan untuk mengumpulkan saran maupun kritikan dari masyarakat terkait penerapan satu jalur di tiga ruas jalan SSA. Supaya, program Pemkot tentang pengembangan sistem transportasi berkelanjutan kearah yang lebih baik,” kata Ketua MTI Soloraya, Budi Yulianto, baru-baru ini.

Sarana yang digunakan untuk menyuarakan, kata Budi, sangatlah sederhana. Masyarakat dapat memanfaatkan media sosial yang tersedia seperti di fanpage Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Solo. Sedangkan, untuk MTI Soloraya dapat secara langsung mengunjungi lapak yang dibuka di car free day Jalan Slamet Riyadi setiap Minggu pagi.

Masukan yang dikirim oleh masyarakat, kata Budi, sangat berguna bagi pengambil kebijakan saat memonitoring dan mengevalusasi SSA. Sehingga keefektivitasan SSA ini bisa dinilai secara menyeluruh dari berbagai sudut pandang.

“Evaluasi yang harus dicermati dan dilakukan terkait teknik menejemen lalu lintas serta faktor sosial,” terangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Dishubkominfo Kota Solo mulai memberlakukan jalur satu arah di kawasan Jalan Jalan Radjiman, Jalan Agus Salim, Jalan Perintis Kemerdekaan mulai Kamis (17/3) pukul 06.00 WIB. Namun, berdasarkan pantauan di lapangan banyak di antara masyarakat yang belum mengetahui penerapan jalur searah tersebut. Disamping itu, juga terdapat kepadatan arus kendaraan di kawasan jalan lain serta persimpangan-persimpangan yang terdapat di sepanjang Jalan Samanhudi.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge