0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Banyuwangi Luncurkan Festival Bawah Laut

Pantai di Banyuwangi (www.semangatbanyuwangi.com)

Timlo.net – Dua festival yang mengangkat kekayaan potensi bahari bakal digelar di Banyuwangi. Dua agendanya adalah Underwater Festival dan Fish Market Festival.

“Banyuwangi mempunyai potensi bahari yang luar biasa, jadi kami masukkan dua event tersebut pada tahun ini,” tutur Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi, M. Yanuar Bramuda, seperti rilis yang diterima Timlo.net, Kamis (17/3).

Gelaran dua even tadi memang masih cukup waktu. Underwater Festival baru digelar Mei 2016. Sementara Fish Market Festival digelar Oktober 2016.

Di Underwater Festival, lanjut dia, ada potensi alam bawah laut di Banyuwangi di beberapa titik yang menjadi destinasi baru untuk snorkeling ataupun diving. Banyak spot keren di ujung timur Pulau Jawa itu. Ada juga Pulau Tabuhan, pulau yang kerap digunakan wisman untuk kitesurfing dan windsurfing.

“Alamnya oke. Pasirnya bersih dan putih, terumbu karang beragam bentuk dan warna airnya ada gradasi tiga warna: putih, hijau dan biru. Kami juga punya Pantai Bangsring, pantai yang banyak disebut sebagai duplikatnya Raja Ampat,” jelasnya.

bangsring under water

Snorkeling di Pantai Bangsring. Dok Timlo.net/mint

Panorama bawah lautnya, kata dia, tidak kalah indah dengan spot diving dan snorkeling yang lain di tanah air. Ada banyak terumbu karang di Pantai Bangsring yang tumbuh dengan subur. Pendaran warna-warni biota laut yang begitu terang saat terkena cahaya matahari terlihat begitu menawan.

Pemandangan alam bawah lautnya juga tak kalah dari Pantai Bangsring. Ada banyak terumbu karang dan aneka macam biota laut yang bisa dinikmati di sini.

“Nantinya juga akan adakan lomba foto bawah laut untuk memotret keindahan laut Banyuwangi,” tambah Azwar Anas, Bupati Banyuwangi.

Soal Fish Market Festival? Even ini punya magnet yang tak kalah tinggi dari Underwater Festival.

“Fish Market Festival akan digelar Oktober 2016. Lokasinya di Pantai Muncar, salah satu pelabuhan ikan terbesar di Indonesia,” jelas dia.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menilai Banyuwangi adalah contoh sukses seorang pimpinan daerah yang concern di pariwisata. Dia membuktikan bahwa pariwisata sudah berhasil mengangkat ekonomi masyarakat di sana.

Dok Timlo.net/mint

Pintu masuk Alas Purwo. Dok.Timlo.net/mint

Dok Timlo.net/mint

Perahu Gondang gandung menuju ke Pulau Ngagelan, tempat penangkaran penyu. Dok.Timlo.net/mint

 

Dok Timlo.net/mint

Dermaga Bedul. Dok Timlo.net/mint

 

Jalan ke Alas Purwo

Jalanan ke Alas Purwo sudah halus 2014. Dok Timlo.net/mint

perahu gondang gandung merapat

Perahu gondang gandung, dua perahu yang dijadikan satu khas Banyuwangi merapat. Dok.Timlo.net/mint

 

Editor : Eddie Mutaqin

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge