0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pria Ini Sodomi Delapan Anak

dok.merdeka.com
(Ilustrasi) Pelecehan seksual pada anak (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Dengan modus mengiming-imingi diajak menonton pertandingan sepakbola di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Aming (26) menyodomi delapan bocah secara bergantian. Pelaku ditangkap polisi beberapa jam usai orangtua korban melapor.

Kedelapan korban adalah dengan inisial NO (12), HK (10), ER (8), SP (9), AS (7), IN (11), RO (12), dan SY (6). Semuanya tinggal bertetangga di kawasan Sekip, Kecamatan Kemuning, Palembang.

Salah satu orangtua korban mengaku tidak menyangka pelaku nekat berbuat bejat. Sebab, dia cukup baik di mata keluarga setelah berkenalan dengan anaknya saat ditampung di sebuah panti sosial di sekitar rumah pelaku di Kelurahan Sukamaju, Sako, Palembang, beberapa waktu lalu.

Dari sana, pelaku intens menemui korban di rumahnya. Bahkan, pelaku kerap mengajak korban menonton pertandingan sepakbola di stadion. Ternyata, korban malah dipaksa memuaskan nafsu birahi pelaku.

Melihat tidak ada penolakan berarti dan korban diam saja, pelaku semakin beringas. Dia mengajak teman-teman sepermainan korban ke tempat yang sama dengan modus serupa. Secara bergantian, tujuh rekan korban juga harus menjadi korban sodomi pelaku.

“Kami tahunya pas anak saya bilang anusnya sakit waktu buang air besar. Dia cerita sudah digituin oleh Aming, ternyata anak-anak yang lain juga begitu,” ungkap KH, salah satu orangtua korban saat melapor ke SPKT Polresta Palembang, Rabu (16/3).

Mendapat laporan tersebut, petugas langsung bergerak menangkap pelaku. Tanpa perlawanan, pelaku diringkus di rumahnya.

Tersangka Aming mengakui semua tuduhan kepadanya. Dia berdalih berbuat nekat karena pernah menjadi korban sodomi saat masih duduk di bangku SMP.

“Kalo lihat anak kecil saya terangsang, dulu saya digituin juga. Tapi baru kali ini saya berbuat seperti itu,” ujarnya.

Dia mengatakan, perbuatan itu dilakukannya secara bergantian di tempat yang sama. Namun, semua korbannya tidak menolak diperlakukan seperti itu.

“Saya bawa satu-satu, gantian juga digituin. Habis itu diantar pulang,” kata mantan koordinator anak gawang itu.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede mengatakan, pihaknya menduga masih banyak lagi korban seksual yang dilakukan tersangka. Pihaknya terus mengembangkan kasus ini sambil menunggu korban lain melapor.

“Untuk saat ini korbannya ada delapan anak, kemungkinan masih ada. Status Aming sudah kita tetapkan tersangka,” tegasnya.

[tyo]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge