0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Merasa Difitnah, Ayah Mirna Tuntut Pengacara Jessica

Darmawan Salihin (merdeka.com)

Timlo.net – Kasus kematian Wayan Mirna Salihin usai minum kopi, berbuntut rumit. Ayah kandung korban, Darmawan Salihin, melaporkan Kuasa Hukum tersangka Jessica, Yudi Wibowo Sukinto ke Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya.

Laporan tersebut terkait tuduhan dirinya yang dianggap rela kehilangan sang anak demi asuransi dari Australia sebesar USD 5 Juta.

“Saya ke Polda Metro Jaya dalam rangka melaporkan Yudi. Dia bicara bohong, buat opini publik yang nggak masuk akal dan mengarah penuduhan saya jual anak dengan asuransi 5 juta US Dolar,” kata Darmawan, Rabu (16/3).

Darmawan mengungkapkan, ini ketiga kalinya ia melakukan pemeriksaan sekaligus konsultasi ke pihak kepolisian akan laporannya tersebut. Ayah mendiang Mirna merasa Yudi telah kehabisan akal sehingga membuat statemen seperti itu.

“Dari mana dia dapat, apa dia habis akal atau apa? Saya sudah bilang di televisi, Yudi kamu pengacara jangan salah bicara, karena kamu dilihat banyak orang,” ujarnya.

“Sekarang saya sudah tak bisa maafin. Sekarang dia memfitnah saya, bohongin publik, omongin asuransiin anak dengan nilai 5 juta dolar, lalu bilang Mirna meninggal 3 jam itu dibikin-bikin, orang anak saya meninggal hitungan menit kok,” tambahnya.

Darmawan mengungkapkan seharusnya Yudi diam saja jika memang tak tahu betul yang terjadi dan terima keputusan hakim nantinya.

“Mana ada yang tega berbuat seperti itu. Kemarin saya diperiksa, ini ketiga kalinya sekalian konsultasi dan pemeriksaan berlanjut,” jelas dia.

Sebelumnya, Yudi menduga Mirna tewas lantaran ada penyakit lain bukan karena dibunuh.

“Saya curiga ada asuransi jiwa atas nama Wayan Mirna dengan jumlah besar di luar negeri. Kalau motif dibunuh maka dapat asuransi 5 juta dolar AS,” tambahnya.

Yudi menjelaskan jika Mirna tewas dikarenakan meminum kopi yang mengandung sianida, prosesnya akan cepat, namun menurutnya faktanya Mirna meninggal selang waktu dua jam.

“Kalau sianida diminum pukul 16.00 WIB, matinya Mirna pukul 18.00 WIB. Kalau racun sianida tidak selama itu, pasti dia ada sakit yang lain,” ucapnya.

[hhw]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge