0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Google Doodle: Siapakah Caroline Herschel?

Caroline Herschel. (Dok: Timlo.net/ Google.)

Timlo.net—Pada 1828 the Royal Astronomical Society menghadiahkan medali emas kepada Caroline Herschel, wanita pertama yang menerima hadiah itu. Medali ini baru dihadiahkan lagi ke wanita lain pada 1996.

Herschel juga menjadi wanita pertama yang dibayar untuk kontribusinya kepada ilmu pengetahuan untuk penemuan enam komet baru. Pada ulang tahunnya yang ke-266, Google membuat sebuah doodle sebagai bentuk penghargaan terhadap Herschel. Doodle itu menunjukkan Herschel mencari komet di langit dengan teleskopnya.

Siapakah Caroline Herschel?

Lahir di Hanover, Jerman pada 1750, Herschel adalah anak kedelapan dari keluarga Jerman yang tinggal di pedesaan. Saat berusia 10 tahun, Herschel menderita tipus, yang menghalangi pertumbuhannya dan membuat dia memiliki bekas luka. Dia tidak pernah tumbuh lebih tinggi dari 131 cm dan dia dianggap tidak akan pernah menikah.

Setelah masa kecil yang sulit Herschel pindah ke Inggris untuk tinggal bersama saudaranya William Herschel di Bath saat dia berusia 22 tahun. Dia mulai berlatih sebagai seorang penyanyi dan bernyanyi sebagai soprano dalam banyak pertunjukkan. Memulai karir sebagai seorang musisi, William segera mengembangkan ketertarikan terhadap astronomi, yang dia bagi dengan saudarinya.

Pada 1781, William menemukan planet Uranus. Setelah penemuan besar itu, pria itu memperoleh gelar ksatria dan ditunjuk sebagai ahli astronomi raja untuk George III. Herschel yang berusia 30 saat itu dan masih tinggal di Inggris, berpergian bersama saudaranya dan menjadi asistennya.

Dia mulai membuat pengamatan astronomis sendiri. Lalu, pada musim panas 1786, dia menjadi wanita pertama yang menemukan sebuah komet. Komet terbuat dari gas dan es dan seringkali memiliki ekor panjang atau koma. Benda ini berbeda dengan asteroid yang terbuat dari batu dan logam.

Penemuan Herschel yang lain

Herschel lantas menemukan tujuh komet, dan dia memperoleh pengakuan penuh untuk lima dari tujuh komet yang dia temukan. Beberapa komet yang dia temukan, seperti 35P/Herschel-Rigollet, yang terakhir terlihat pada 1939 dinamai menurut namanya. Dia menemukan komet ini kali pertama di Slough pada 1788.

Kawah bulan C. Herschel juga dinamai menurut namanya, juga asteroid 281 Lucretia dinamai sesuai nama keduanya.

Sebagai penghargaan terhadap jasanya sebagai asisten William, King George III mulai membayar Herschel sebagai £50 (setara dengan £5,700 pada 2016) dalam setahun. Hal ini menjadikannya sebagai wanita pertama yang dibayar untuk kontribusinya dalam ilmu pengetahuan.

Herschel juga menjadi yang pertama yang dianugerai top prize dari the Royal Astronomical Society pada 1828 untuk memproduksi sebuah katalog untuk nebulae (awan antar bintang terdiri dari debu. Hidrogen, helium dan gas terionisasi lainnya). Wanita kedua yang menerima medali emas ini adalah Vera Rubin pada 1996.

Setahun sebelum kematiannya, saat Herschel berusia 96 dan tinggal di Hanover, dia dianugerahi Gold Medal for Science dari Raja Prussia. Medali ini diberikan sebagai penghargaan atas jasanya dibidang astronomi.

Sumber: The Telegraph.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge