0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Waktu Mepet, DPRD Solo Kebut Empat Raperda

Ketua Badan Pembentuk Peraturan Daerah (BP2D) DPRD Solo, Putut Gunawan (dok.timlo.net/daryono)

Solo – Sebanyak empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) wajib diselesaikan DPRD Soo di triwulan pertama ini. Padahal waktu penyelesaian tinggal 15 hari lagi.

“Kami yakin, semua (Raperda) dapat selesai tepat waktu,” kata Ketua Badan Pembentuk Peraturan Daerah (BP2D) DPRD Solo, Putut Gunawan, Rabu (16/3).

Dikatakan, terdapat empat Raperda yang saat ini harus diselesaikan yakni Raperda Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan Kumuh dan Pemukiman Kumuh, Raperda Penyertaan Modal Bank Jateng, Raperda Penyelenggaraan dan Pengawasan Warung Internet serta Raperda Pembentukan Produk Hukum Daerah.

Saat ini, lanjut Putut, setiap pansus bekerja keras dalam pembahasan Raperda yang nantinya segera disahkan. Pasalnya banyak Raperda yang menjadi beban legislative tahun ini sangat berbeda dengan tahun sebelumnya. Setidaknya ada 18 Raperda yang harus digodog pada tahun 2016 sehingga jika dihitung secara merata maka setiap masa sidang legislative harus menyelesaikan minimal empat Raperda.

“Kita kerja keras tahun ini,” tandasnya.

Sementara, Ketua DPRD Solo Teguh Prakosa mengatakan, pihaknya optimis BP2D dapat menjalankan tugas sesuai jadwal yang sudah tertera. Pasalnya, rekam jejak anggota dewan yang rata-rata sudah memiliki pengalaman dalam hal legislasi.

“Mereka sudah pengalaman. Kami optimis dapat merampungkannya,” kata Teguh.

Pengamatan Timlo.net, padatnya jadwal pembahasan Raperda seringkali berbenturan dengan keluhan masyarakat yang ingin beraudiensi dengan anggota dewan. Disamping itu juga, adanya agenda mendadak termasuk kunjungan kerja menjadi salah satu penyebab molornya pembahasan Raperda.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge