0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bulan Ini, Pengerukan Waduk Cengklik Dimulai

Pengerukan Waduk Cengklik bakal dimulai bulan Maret hingga Oktober mendatang (timlo.net/nanin)

Boyolali — Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo akan memulai pengerukan Waduk Cengklik bulan Maret ini. Sementara dalam sosialisasi yang berlangsung di kantor BBWS, Ngemplak, Boyolali, petani dan pemilik karamba minta adanya elevasi air.

“Kita minta kejelasan elevasi air waduk, seperti pemilik karamba nanti biar bisa mengurangi penebaran benih,” kata Ketua Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3) Daerah Irigasi Cengklik, Samidi, Selasa (15/3).

Dijelaskan, maksimal debit air waduk sebanyak 3 juta meter kubik. Saat ini pihaknya sudah mengalirkan air waduk agar tidak terjadi penumpukan air. Salah satunya, aliran air dari Bendung Watuleter, Kecamatan Sambi langsung dibuang ke sungai.

Disisi lain, Ketua Pelaksana Proyek, Basuki Setyadi mengatakan, pengerukan akan dilakukan untuk lebih meningkatkan luasan penampungan air dan sendimentasi. Selain pengerukan, pihaknya juga akan melakukan penyuntikan dibeberapa titik yang bertujuan agar waduk tidak bocor.

“Pengerjaan kita lakukan dengan pengukuran dulu,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan pelaksana teknis Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Yoga Darmawan, pengerukan akan dilakukan sepanjang 4,5 km dengan lebar 200 meter. Pengerjaan akan dimulai dari sisi timur wilayah Desa Sobokerto lalu ke utara dan membelok ke barat. Tanah sendimentasi yang dikeruk nantinya akan digunakan untuk membuat tanggul.

“Tanggul nanti akan berfungsi untuk menguatkan waduk,” paparnya.

Pengerukan Waduk Cengklik sendiri akan diselesaikan hingga bulan Oktober dengan anggaran dari pusat sebesar Rp 29 Miliar.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge