0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polisi Usut Keracunan Mie Rebus

timlo.net/nanin
Gerobak mie rebus tempat berjualan Agus Purnomo, yang diduga menjadi penyebab keracunan puluhan siswa SD Negeri 1 Bangak,Banyudono (timlo.net/nanin)

Boyolali — Polsek Banyudono langsung turun tangan mengusut keracunan yang menimpa puluhan siswa SDN 1 Bangak, Banyudono. Petugas meminta keterangan pedagang mie rebus keliling, Agus Purnomo (35), warga Dukuh Bangakringin Desa Batan, Banyudono.

“Kita minta anggota untuk menyisir lokasi lain, siapa tahu ada korban keracunan selain di SDN Bangak 1,” kata Kapolsek Banyudono, AKP Bambang Kadarisman, Selasa (15/3).

Terpisah, penjual mie rebus keliling, Agus Purnomo, mengaku tidak pernah menyangka ada kejadian tersebut. Agus mengatakan tidak ada yang dirubah dari daganganya, semuanya masih sama. Termasuk saos, kecap dan mie yang digunakan. Mie yang dijual, menurut Agus, dibeli di Pasar Tompen, Bangak.

“Kalau ada yang tidak laku, biasanya sesampai rumah langsung saya masukkan ke kulkas dan besok saya panasi lagi,” ucap Agus pasrah.

Agus sendiri telah lama berjualan mie rebus. Bahkan anak-anak SD Negeri 1 Bangak, selama ini menjadi salah satu langgananya. Mie rebus tersebut dijual dengan harga Rp 1.000 untuk gelas kecil dan Rp 2.000 untuk gelas besar.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge