0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Puluhan Siswa SDN Bangak 1 Keracunan

timlo.net/nanin
Puluhan siswa SD Negeri 1 Bangak Banyudono mengalami keracunan usai jajan mie rebus keliling (timlo.net/nanin)

Boyolali — Diduga keracunan jajanan mie rebus, puluhan siswa SDN 1 Bangak, Banyudono, mengalami mual, muntah dan pusing. Satu siswi terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena pingsan. Musibah tersebut terjadi usai jam istirahat pertama.

“Awalnya kan dari kelas satu, kemudian merembet ke semua kelas,” kata Suwondo, salah satu guru, Selasa (15/3)

Mereka mengalami gejala yang sama, mual, muntah dan pusing. Oleh pihak sekolah, anak-anak ini langsung dikumpulkan di ruang UKS untuk diberi pengobatan. Pihak sekolah juga langsung menghubungi Puskesmas 1 Banyudono. Para siswa ini langsung diberi obat untuk menetralisir racun. Salah satu siswi kelas 4 Renata, kondisinya paling parah dan mengalami pingsan langsung dibawa ke rumah sakit.

“Yang lainnya sudah mulai membaik, meski masih merasakan pusing,” ungkap Dokter Tri Ratnawati petugas medis Puskesas 1 Banyudono yang menanggani korban.

Keracunan yang menimpa siswa SD Negeri 1 Bangak diduga karena makan mie rebus yang dijual pedagang keliling. Menurut Dokter Ratna, kemungkinan mie tersebut sudah basi atau bahan pengawet yang terlalu banyak. Sehingga mengakibatkan kontraksi di lambung.

“Ada yang hanya pusing, tapi ada yang sakit perut saja, ini tergantung dengan ketahanan tubuh si anak,” lanjutnya.

Sementara untuk mengetahui pasti bakteri apa yang mengakibatkan keracunan, pihaknya akan meneliti sisa makanan dan muntahan siswa di laboratorium.

Salah satu siswa, Tinar, mengakui mie rebus yang dibelinya berbau tengik dan tidak enak. Namun dia dan teman-temanya tetap memakannya. Apalagi selama ini, sang penjual mie rebus, Agus Purnomo (35), warga Dukuh Bangakringin Desa Batan, Banyudono sudah menjadi langganan.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge