0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Belasan Ribu KK di Wonogiri Belum Nikmati Listrik

dok.timlo.net/red
Ilustrasi jaringan listrik (dok.timlo.net/red)

Wonogiri — Ada belasan ribu kepala keluarga (KK) di Wonogiri yang hingga kini masih belum dapat merasakan aliran listrik. Bahkan, Wonogiri sendiri memiliki predikat terendah di Surakarta terkait ketersambungan aliran listrik. Hampir di 25 kecamatan ada warga yang belum teraliri listrik.

“Memang di Kecamatan Wonogiri ada warga belum teraliri listrik. Kalau total di seluruh Wonogiri bisa belasan ribu KK,” kata Kepala Dinas Pengairan Energi dan Sumber Daya Mineral (DPESDM) Wonogiri, Arso Utoro, Selasa (15/3).

Menurutnya,saat ini rasio elektrivikasi atau tingkat ketersambungan listrik di Wonogiri adalah 92 persen. Artinya, masih ada delapan persen diantaranya belum teraliri listrik.

“Untuk menghitungnya melalui prosentase rasio elektrivikasi yakni jumlah pelanggan listrik sekitar 250 ribu dibagi jumlah rumah 271.393 kemudian dikalikan 100 persen hasilnya yakni 92 persen yang telah terlayani listrik,” jelasnya.

Permasalahan selama ini, karena kebanyakan mereka tidak mampu membayar biaya pasang baru.Dan bahkan juga bisa lantaran tidak adanya jaringan listrik. Angka rasio elektrivikasi di Wonogiri merupakan yang terendah jika dibandingkan enam daerah lain di eks Karesidenan Surakarta. Dicontohkan, Kota Solo menjadi yang tertinggi dengan 100 persen, juga Kabupaten Sragen dan Boyolali di bawah Solo namun masih diatas Wonogiri.

“Target kami, lima tahun lagi bisa seratus persen” terangnya.

Kepala Bidang Geologi Air Tanah dan Mineral, Patrem Joko Priyono mengklaim telah mengupayakan bantuan. Tahun ini Rp 500 juta dari APBD Wonogiri dianggarkan untuk pemenuhan jaringan listrik di Desa Lemahbang dan Ngroto Kecamatan Kismantoro. Juga ada bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dari APBN.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge