0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Gulung Gembong Curanmor, Polres Klaten Sita 4 Motor

Lima tersangka Curanmor jalani pemeriksaan di Mapolres Klaten (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Lima tersangka gembong pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) diciduk Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klaten. Dari tangan mereka, polisi menyita empat unit sepeda motor hasil curian sebagai barang bukti.

“Kasus ini bermula dari pengembangan hilangnya sepeda motor Suzuki FU 150 Nopol AG-6446-PI milik Bayu Hernowo (24) warga Kelurahan Plosokerep, Kecamatan Sanan Wetan, Kabupaten Blitar, pada Senin (15/2) lalu. Korban yang ngekost di Cungkrungan, Kecamatan Klaten Utara, kehilangan motornya di garasi,” ujar Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Farial M Ginting, Selasa (15/3).

Dari laporan itu, pihaknya melakukan penyelidikan dan mengantongi nama tersangka Bagus Nugroho Prasetyo (36) warga Dukuh/Desa Danguran, Kecamatan Klaten Selatan. Kemudian merembet ke komplotan lainnya, yakni Frido Septian (26) warga Bendo, Buntalan, Klaten Selatan; Didik Yulianto (24) warga Menden, Paseban, Bayat; Yunus alias Tara (20) warga Dukuh/Desa Jomboran, Klaten Tengah; dan Aditya Singgih Pamungkas (24) warga Dusun/Kelurahan Mojayan, Klaten Tengah.

“Modusnya menggunakan kunci T yang telah dimodivikasi sebagai sarana membuka kunci motor. Kunci T tersebut dibuat oleh tersangka Bagus Nugroho Prasetyo yang mengaku mempelajarinya saat mendekam di penjara. Selain itu, para tersangka juga pernah melakukan pencurian dengan perampasan beberapa unit handphone dan di Yogyakarta juga terlibat pencurian mobil yang berhasil diungkap Polrestabes Yogyakarta,” ungkap AKP Farial.

Selain menangkap gembong curanmor itu, pihaknya menyita beberapa barang bukti. Diantaranya, satu unit sepeda motor GL Pro Warna Orange Nopol F-2716-A, satu buah spedometer Megapro pretelan, satu unit sepeda motor Mio Fino warna putih Nopol AD-2619-ADC, satu buah kunci leter T, dan satu unit sepeda motor Yamaha Nopol AD-3139-OQ.

“Para tersangka akan kita jerat pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan yang ancaman hukumannya tujuh tahun penjara,” tandas Kasat Reskrim dalam gelar perkara di Mapolres Klaten.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge