0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Raperda Kawasan Kumuh, Tanah Keraton dan KAI Ikut Didata

dok.timlo.net/red
Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, salah satu obyek wisata Kota Solo (dok.timlo.net/red)

Solo — Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan dan Permukiman Kumuh berimbas pada penataan kawasan yang ada di tanah Keraton dan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI). Meski begitu, Raperda ini dinilai susah untuk direalisasikan.

“Maka dari itu, perlu komunikasi dua instansi ini diluar pemerintahan,” terang Ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan dan Permukiman Kumuh, Ginda Ferachtriawan, Selasa (15/3).

Dikatakan, kendala penataan kawasan kumuh tak hanya terjadi di Solo saja. Melainkan sejumlah kawasan lain seperti, Yogya, Balikpapan, Palembang, Malang, Tangerang dan Makassar juga memiliki permasalahan yang sama.

“Biasanya yang menjadi persoalan adalah kawasan kumuh di tanah milik PT KAI (Kereta Api Indonesia), keraton serta aset TNI atau Polri,” terang Ginda.

Ginda mencontohkan, seperti di Kota Jogja sebagian besar tanahnya merupakan milik keraton. Sehingga, penataan yang dilakukan harus berkoordinasi dengan keraton setempat. Sementara, dikawasan Keraton Solo atau yang berada di Kelurahan Baluwarti, dikawasan tersebut terdapat tempat yang dinilai kumuh. Namun pemkot kerap terkendala mengenai administrasi yaitu tidak adanya sertifikat kepemilikan oleh warga yang tinggal di kawasan tersebut.

Sementara, anggota Komisi IV DPRD Solo, Quatly A. Alkatiri menyampaikan kesulitan dalam pembahasan raperda penataan pemukiman kumuh ini sebenarnya terletak pada pencarian kearifan local. Karena raperda tersebut dibuat oleh pemerintah pusat sedangkan pemerintah kota hanya merevisi dan menambah kearifan local.

“Ini raperda sifatnya Top Down, sehingga disisi lain kita mudah karena sudah jadi, tapi pencarian kearifan local juga menjadi sulit,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

KEMBALI KE ATAS badge