0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ganjar: Yang Mainkan Harga Pupuk Harus Dihajar

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen — Petugas penyuluh lapangan (PPL) pertanian diminta benar-benar serius dalam menghitung kebutuhan pupuk dan mendata lahan pertanian di wilayahnya. Pasalnya, data rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) pupuk yang ada selama ini tidak sesuai dengan realita di lapangan.

“Selama ini RDKK itu bohong. RDKK itu hanya kira-kira. Ayo taruhan sama saya, bener apa nggak itu,” kata Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat memberikan sambutan dalam acara panen raya dan pencanangan Program Serbu Serap Gabah oleh Bulog, di Desa Sidodadi, Kecamatan Masaran, Sragen, Senin (14/3).

Menurut Ganjar, sebenarnya jika mau diukur dan didata, jumlah luas lahan pertanian bisa diperoleh dengan tepat. Apalagi Pemprov Jateng sudah dibantu Lembaga Geospasial untuk mengukur luas lahan.

Dari luasan lahan itu, nanti akan bisa digunakan untuk menghitung kebutuhan pupuk secara tepat sehingga tidak selalu kurang seperti yang terjadi selama ini. Untuk itu Ganjar meminta semua PPL turun ke lapangan mendata lahan yang ada.

Terkait kelangkaan pupuk yang dialami petani, menurut Ganjar, perlu ada ketegasan dan pengawasan semua pihak. Bahkan dia mengancam akan memidanakan pihak distributor atau pengecer yang menyalahgunakan wewenang.

“Kalau ada yang main-main dengan pupuk kita sikat. Tidak ada ampun. Saya tidak peduli dengan yang mbeking-mbekingi. TNI-Polri sudah sepakat yang mbekingi dihajar,” tegasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge