0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dewan Usul Pemkot Bangun Sirkuit Motorcross di Pedaringan

dok.timlo.net/putra kurniawan
Ilustrasi motorcross (dok.timlo.net/putra kurniawan)

Solo – Kurang tersedianya wadah penyaluran potensi dan bakat anak muda di Kota Solo menjadi faktor utama menghambat bibit-bibit potensial. Lantaran kurang terwadahi, bibit potensial ini mati, bahkan tak jarang mereka justru terjerumus pada hal negatif.

“Kami menilai banyak  bibit potensial di Kota Solo yang belum terwadahi. Padahal banyak atlet orah raga terkenal pada waktu dulu lahir dari Solo,” kata Ketua Fraksi PDIP DPRD Solo YF Sukasno, Selasa (15/3).

Menurut Sukano, Kota Solo pernah melahirkan bibit-bibit atlet motorcross berbakat Tanah Air, semisal Popo Hartopo, Chandra, Bandung dan masih banyak lainnya yang melejit di tahun ‘80-an. Namun, tanpa adanya arena motorcross di Kota Solo membuat bibit-bibit potensial tersebut tak meiliki regenerasi. Pihaknya berharap supaya Pemkot mau memperhatikan bibit potensial crosser yang ada di Kota Solo dengan membuat sirkuit motorcross dilahan kosong milik pemerintah setempat.

“Bisa saja, di Kawasan Pedaringan. Di sana kan masih ada lahan kosong belasan hektar. Dapat digunakan membangun sirkuit motorcross untuk mencetak bibit berbakat asal Kota Solo,” terang Sukasno.

Untuk itulah Sukasno meminta agar fasilitas olah raga bagi anak muda dikembangkan di wilayah tersebut. Ia menilai ada manfaat lain yaitu membuka kesempatan investasi di kawasan Kota Solo bagian utara yang saat ini terkesan masih belum maksimal.

Wacana tersebut diamini anggota DPRD lainnya, Kosmas Krisnamurti. Menurutnya, kejayaan motocross di Solo seharusnya bias terulang kembali jika tempat latihan disediakan. “Bahkan dulu crosser terbaik dunia asal Jepang pun ingin mencoba sirkuit di Solo,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge