0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ada Pihak yang Sengaja Kacaukan Harga Gabah Petani

timlo.net/agung widodo
Acara panen raya di Desa Sidodadi, Kecamatan Masaran, Sragen (timlo.net/agung widodo)

Sragen — Kementerian Pertanian (Kementan) mensinyalir ada pihak-pihak tertentu yang sengaja membuat kacau harga gabah di pasaran. Tujuannya adalah untuk menghambat pemerintah melalui badan urusan logistik (Bulog) dalam menyerap gabah petani pada musim panen ini.

“Saya tidak mengatakan itu mafia. Tapi sehari sebelum HPP diputuskan Kementerian, saya dengar ada pihak yang sudah mengatur situasi harga agar Bulog tidak bisa menyerap gabah ke petani,” kata Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Pending Dadih Permana, Senin (14/3).

Dadih mengungkapkan hal itu saat mendampingi Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam acara panen raya dan pencanangan Program Serbu Serap Gabah Bulog di Desa Sidodadi, Kecamatan Masaran, Sragen.

Dadih mengatakan, harga pembelian pemerintah (HPP) gabah Rp 3.200 hingga Rp 3.300 perkilogram yang ditetapkan pemerintah sudah riil untuk pasaran. Namun, lemahnya posisi tawar para petani sengaja dibuat pihak-pihak tertentu yang kemudian menyebabkan harga gabah di pasaran bergejolak.

“Ada sejumlah pihak yang mengembuskan rencana menetapkan harga pasaran lebih tinggi dari HPP untuk mengganjal penyerapan gabah oleh Bulog,” tandasnya.

Selain Mentan, Andi Amran Sulaiman, kegiatan panen raya itu juga dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Djaswandi, Anggota DPR RI Agustina Wiludjeng dan Bupati Sragen, Agus Fatchur Rahman.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge