0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ikut Lomba Makan Ayam KFC Berhadiah Rp 5 Miliar, Fredy Tewas

dok.merdeka.com
Ayam KFC. ©istimewa (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Lomba makan ayam Kentucky Fried Chicken (KFC) berhadiah Rp 5 miliar memakan korban. Seorang peserta Fredy Jayadi (45) tewas saat hendak menghabiskan ayam ketiga.

“Betul (tewas). Saat ini korban di RS Kramatjati,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Didi Sugiarto kepada merdeka.com, Jumat (11/3).

Freddy diketahui warga Jalan Angsoka Hijau V Blok R 7 / 27 Perum Kosambi Baru. Fredy diduga tersedak saat menyantap sayap ayam.

“Lagi makan, penyebabnya (tersedak) kita masih selidiki,” katanya.

Lokasi tewasnya Fredy saat mengikuti lomba di restoran KFC Taman Semanan Cengkareng, Jakarta Barat. Saat itu korban tengah bersaing dengan tiga peserta lainnya.

Para panitia memberi tiga potong sayap ayam. Dalam perlombaan, korban telah memakan sayap ayam ketiga, dikabarkan tiba-tiba tersedak dan langsung minum air putih. Fredy juga sempat diberikan pertolongan pertama dengan dibawa ke klinik Yasa Husada.

Setelah ditangani dokter, nyawa Fredy ternyata tidak bisa diselamatkan. Dia dinyatakan meninggal akibat tersedak saat lomba makan cepat yang diselenggarakan KFC.

Seorang saksi, Jeick Tanto membenarkan bahwa tewasnya Fredy karena tersedak saat mengikuti lomba.

Sebelum merenggang nyawa, dia melihat Fredy kejang-kejang terlebih dahulu seperti orang yang sedang kehabisan napas.

“Di tengah perlombaan, dia (Fredy) keselek dan sempat minum. Setelah minum langsung kejang-kejang kayak orang kehabisan napas,” kata Jeick saat dihubungi merdeka.com.

Jeick yang juga mengikuti lomba ini menceritakan sesaat melihat Fredy kejang-kejang itu, dia dan sejumlah orang yang berada di lokasi lomba langsung panik. “Ada yang teriak melihat dia saat kejang-kejang,” katanya.

Setelah melihat Fredy tiba-tiba mengalami kejang, pihak panitia langsung membawa Fredy ke Klinik Yasa Husada untuk diberikan pertolongan. Namun, nyawa warga Kosambi Baru, Jakarta Barat itu tak dapat tertolong. [ren]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge