0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

2 Bocah SD Tewas Tenggelam di Kedung Plampeyan

dok.merdeka.com
(Ilustrasi) Tewas tenggelam (dok.merdeka.com)

Karanganyar — Dua bocah SD tewas tenggelam di Kedung Plampeyan, Dukuh Tawangrejo, Desa Tawangsari, Kerjo, Karanganyar, Jumat (11/3) pukul 13.00 WIB. Keduanya ditemukan sudah mengambang oleh teman sekolahnya yang juga hendak mandi di kedung.

“Pertama kali diketahui oleh Heru (8) yang juga hendak mandi. Kemudian dia berteriak-teriak minta tolong memanggil warga,” kata Kapolsek Kerjo AKP Sapariyanto.

Teriakan Heru didengar didengar warga Dukuh Tawangrejo, RT 003/RW 002, Desa Tawangsari, Wagimin (50), dan Janto (40). Mereka berinisiatif mengangkat tubuh korban dari air.‬

“Setelah berhasil diangkat, diketahui keduanya dalam kondisi sudah meninggal,” jelasnya.

Dari pemeriksaan diketahui keduanya warga Dukuh Tawangrejo, RT 002/RW 002, Desa Tawangsari, Kerjo, M. Alif (8) dan warga Dukuh Tawangrejo, RT 001/RW 002, Desa Tawangsari, Kerjo, Dwi Kresna (8). Dua bocah itu duduk di bangku sekolah yang sama di SDN Tawangsari III.‬

“Kedalaman Kedung Plampeyan sekitar 2 meter. Diduga kedua anak itu tidak bisa berenang,” katanya.

‪‪Jasad dua bocah sudah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Dia menjelaskan petugas Puskesmas Kerjo sudah memastikan tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.‬

‪“Keluarga menolak pemeriksaan lebih lanjut. Mereka ingin memakamkan anak-anak secara layak malam ini. Hasil pemeriksaan petugas puskesmas, dua anak itu meninggal karena tenggelam. Kemungkinan anak-anak itu tidak bisa berenang,” tutur dia.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge