0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tim Transisi Bikin Kompetisi, Persis Pilih Menunggu

Direktur Olahraga Persis, Totok Supriyanto (dok.timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo — Menpora dan Tim Transisi mengumpulkan klub-klub Indonesia di Wisma Kemenpora Jakarta, Jumat (11/3) untuk menggelar sebuah kompetisi. Sebanyak 40 klub hadir termasuk satu klub dari ISL, Semen Padang. Persis Solo yang absen dalam pertemuan ini, memilih menunggu kejelasan terkait kompetisi sepak bola di Indonesia. Persis sendiri tak memenuhi undangan dari Tim Transisi, dengan alasan ada urusan internal klub.

“Kami menghormati undangan dari Tim Transisi yang diberikan terkait rapat tersebut. Persis tak bisa hadir, karena ada urusan internal. Soal adanya kompetisi baru kami pilih menunggu saja,” kata Direktur Olahraga Persis, Totok Supriyanto, Jumat (11/3).

Diakuinya, saat ini Persis sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi Indonesia Soccer Competitions (ISC), yang sesuai jadwal dimulai 23 April mendatang. Sementara kompetisi bentukan Tim Transisi dimulai Agustus.

Pendaftaran ajang baru bikinan Tim Transisi ini dibuka hingga Mei mendatang. Sedangkan verifikasi klub akan dilakukan Juni-Juli. Di musim pertama kompetisi ini direncanakan hanya ada satu kasta. Selain itu, Tim transisi menetapkan lima syarat, yakni (1) akta pendirian PT klub, (2) NPWP, (3) jaminan kesehatan untuk para pemain, (4) izin kerja untuk para tenaga kerja asing dari pihak keimigrasian, dan (5) bukti pembayaran pajak.

Di musim perdana kompetisi akan dibagi menjadi dua wilayah barat dan timur. Kasta tertinggi baru akan ada musim 2017, yakni dengan jumlah 14 atau 16 klub. Sementara untuk kasta di bawahnya akan dilihat lagi dengan jumlah klub.

“Kami tidak bisa langsung memutuskan. Semua harus dibicarakan internal klub. Kompetisi juga harus diperjelas dulu konsepnya,” tambah Totok.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge