0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Air Waduk Cengklik Meningkat, Petani Sabuk Hijau Gagal Panen

Lahan pertanian di sekitar Waduk Cengklik tergenang (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Bertambahnya volume air di Waduk Cengklik, Ngemplak, Boyolali, mengakibatkan lahan pertanian di kawasan sabuk hijau gagal panen. Lahan pertanian dengan rata-rata usia tanaman padi 40 hari terendam air.

“Ini resiko kami bertanam di areal waduk, mau gimana lagi,” ucap Parini, petani asal Sonokerto, Ngemplak, Jumat (11/3).

Parini mengaku sering mengalami gagal panen bila air Waduk Cengklik mengalami peningkatan. Petani sendiri mulai menanam di kawasan waduk bila musim kemarau. Di lahan sabuk hijau tersebut, luasan lahan yang ditanami 1.000 m2. Tidak hanya Parini, masih banyak warga lain yang memanfaatkan lahan waduk Cengklik yang mengering untuk bercocok tanam.

Kondisi saat ini, sudah banyak petani yang meninggalkan lahan di Waduk Cengklik. Menyusul rencana pengerukan waduk yang akan dilakukan bulan April mendatang. Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo sudah mengimbau kepada warga agar tidak lagi menanam tanaman di waduk.

“Sudah ada imbauan, kita pasrah saja,” ujarnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge