0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Soal Mahar Politik, PKS Tuding Ahok Buat Gaduh

merdeka.com
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) (merdeka.com)

Timlo.net – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mempertanyakan pernyataan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang mengatakan butuh dana besar jika ingin maju jadi calon gubernur melalui mekanisme partai. Ahok dinilai melempar kegaduhan baru dan coba melemahkan posisi tawar parpol.

“Harus ada bukti. Jangan lempar kegaduhan baru. Jangan seperti serigala yang mau cicipi anggur tapi gak sampai,” kata Politisi PKS, Muhammad Nasir Djamil, Jumat (11/3).

Menurut dia, jika hanya menyebut tanpa didukung oleh bukti yang kuat, Ahok ingin mencoba mendiskreditkan parpol.

“Kalau ada mahar ya buktikan seperti rekaman. Jangan seolah mendiskreditkan parpol,” kritik dia.

Anggota Komisi III ini mengatakan, mahar politik yang disebut Ahok jangan sampai masih terkait kesepakatan parpol soal biaya kampanye. Karena dalam parpol jelas ada mekanisme yang harus disepakati bersama.

“Definisi mahar harus proporsional. Jangan mungkin ada biaya kampanye itu disebut mahar politik,” kata dia.

Sebagai kader PKS, Nasir mengaku terganggu dengan pernyataan Ahok. Menurutnya, Ahok lebih baik fokus pada persiapannya ketimbang mengeluarkan pernyataan yang menyudutkan partai.

“Kita tidak bisa menerima pernyataan tersebut. Saya anjurkan kalau dia maju tidak pakai partai, jangan diskreditkan parpol. Fokus aja. Saya harap dia tahan diri dan kunci mulut dan hati. Saya khawatir jangan sampai senjata makan tuan. Sebagai teman di komisi II dulu ya saya ingatkan ini,” jelas Nasir.

Sebelumnya, Ahok mengemukakan alasan kenapa dia lebih memilih jalur independen. Gubernur DKI Jakarta ini menyebut butuh uang Rp 26 miliar hanya untuk memulai kampanye dalam rentang waktu 10 bulan.

Jumlah itu pun menurut Ahok hanya perhitungan kasar. Dia menduga, setidaknya butuh mahar Rp 100 miliar jika dirinya didukung oleh dua partai.

[ren]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge