0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Waduk Cengklik akan Dikeruk, Petani Diimbau Tanam Palawija

Panen raya padi petani pengguna air Waduk Cengklik di Desa Dibal, Ngemplak, Boyolali (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Menyusul rencana pengerukan Waduk Cengklik, Ngemplak, Boyolali, April mendatang, petani yang menggunakan irigasi Waduk Cengklik diharapkan untuk beralih tanam palawija, sehingga petani tetap bisa menggarap sawahnya meski suplai air dari waduk terhenti.

“Selama pengerukan berlangsung, petani kita himbau tidak tanam padi dulu,” kata Agung Supardi, anggota DPRD Boyolali, Kamis (10/3).

Sebagai ganti tanaman padi, diharapkan petani menanam jagung. Karena tanaman jagung tidak begitu banyak membutuhkan air selain itu juga cocok ditanam di wilayah Cengklik. Pengerukan waduk Cengklik sendiri telah disiapkan anggaran dari pusat sebesar Rp 29 miliar.

Sementara dalam panen raya petani yang menggunakan air dari waduk Cengklik di Desa Dibal, Ngemplak, mencakup luasan lahan hingga 10 hektare dengan varitas IR 64. Wakil Bupati Boyolali M Said Hidayat, dalam kesempatan tersebut mengungkapkan pemkab terus berupaya meningkatkan kesejahteraan petani. Namun, petani juga dihimbau untuk mentaati pola tanam yang baik. Pada masa tanam III nanti, petani diharapkan menanam palawija.

“Adaya pengerukan ini untuk kesejahteraan petani, daya tampung air waduk akan bertambah,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge