0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

FKUB Soloraya Kumpul di Boyolali, Ini yang Dibahas

dok.timlo.net/nanin
FKUB Se-Soloraya bertemu di Boyolali (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Lunturnya kedewasaan beragama di masyarakat saat ini menjadi pemicu terjadinya gesekan. Untuk menekan gesekan antar agama, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Soloraya, menggelar pertemuan di Boyolali.

“Masyarakat jangan kekanak-kanakan dalam menyikapi berbedaan yang ada, jangan membenci orang yang berbeda dengan kita, semua harus menghormati perbedaan,” kata Ketua FKUB Boyolali, KH Habib Masturi, Kamis (10/3).

Pihaknya sangat menyayangkan masih adanya tokoh agama yang tidak mau menghormati perbedaan. Seperti dicontohkan, aksi terorisme dan bom bunuh diri sebagai bentuk tidak menghormatinya perbedaan yang ada. Yang lebih memprihatinkan saat ini adalah antar agama justru sering terlibat gesekan karena tidak saling menghormati.

“Sepertinya konflik Timur Tengah merembet ke Indonesia, ini yang harus kita waspadai,” tambahnya.

Dijelaskan, bila gesekan yang disebabkan perbedaan paham terus dibiarkan di Indonesia, maka akan mengancam persatuan bangsa. Untuk itu, FKUB mengajak masyarakat agar jangan mudah dicuci otaknya oleh paham-paham yang tidak menghormati perbedaan.

“Ini tugas kita semua, mengajak masyarakat untuk lebih menghormati perbedaan,” tambahnya.

Terpisah, Wakil Bupati Boyolali Said Hidayat meminta FKUB untuk ikut mengambil peran dalam menjaga persatuan, karena persatuan menjadi modal utama kesuksesan pembangunan.

“FKUB harus ikut menyadarkan masyarakat untuk tidak terpengaruh paham-paham radikal,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge