0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Projo Minta Jokowi Turunkan Harga Premium Jadi Rp 5.500

dok.timlo.net/achmad khalik
Ketua DPD Projo Jateng, Sugeng Setiadi (tengah) menunjukkan surat terbuka yang akan dilayangkan ke Presiden Jokowi (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo —  Ormas Pro Jokowi (Projo) Soloraya melayangkan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Surat terbuka yang dilayangkan ini menyusul penurunan harga minyak mentah dunia ke kisaran US$ 40 per barel.

“Kami berharap, pemerintahan Pak Jokowi juga menurunkan harga BBM, khususnya Premium ke harga Rp 5.500,” terang Ketua DPD Projo Jawa Tengah, Sugeng Setiadi, di Solo, Kamis (10/3).

Tak hanya itu, kata Sugeng, pihaknya juga berharap pemerintah menurunkan tarif dasar listrik (TDL) dan tabung gas rumah tangga. Mengingat kebutuhan BBM, listrik dan tabung gas merupakan kebutuhan dasar masyarakat.

“Jika dikabulkan, ini sangat membantu mengurangi beban masyarakat,” jelas Sugeng.

Sementara itu, Ketua DPC Projo Boyolali, Nurbianto Sastro mengatakan, meski beberapa waktu lalu BBM mengalami penurunan dari harga sebelumnya Rp 7.300 ke harga Rp 7.150 per 5 Januari lalu namun akibat penurunan harga minyak dunia dapat dimungkinkan pemerintah mengambil kebijakan penurunan BBM. Kebijakan tersebut, sangat dinantikan masyarakat mengingat dapat mendongkrak ekonomi di Indonesia.

“Harga BBM di Malaysia saat ini lebih rendah dibandingkan di Indonesia. Di sana (Malaysia) telah mengambil kebijakan penurunan harga. Kami menunggu pemerintah untuk mengambil kebijakan yang sama dengan menurunkan BBM,” terangnya.

Menurutnya, dengan penurunan harga BBM akan berdampak positif bagi seluruh ekonomi bangsa. Pasalnya, biaya lain seperti kebutuhan pokok, energi listri sangat tergantung dari harga BBM.

“Harapannya, dapat dikabulkan oleh pemerintah,” ungkap Sugeng.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge