0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Nenteng Air Softgun, Dua Remaja Diamankan Paspamres

merdeka.com
Airsoft gun vs air gun (merdeka.com)

Timlo.net — FK (15) dan MA (15) dua anak baru gede (ABG) pelajar kelas 9 SMP Al-Azhar 28 Cibinong, Kabupaten Bogor diamankan Paspampres dan Kodim Kota Bogor. Mereka diketahui menenteng pistol air softgun M9 jenis Bareta di Area Kebun Raya Bogor. Tepatnya di salah satu jambatan baru sungai Ciliwung, Bogor Tengah, Kota Bogor, Rabu (9/3).

Mereka juga membawa senapan angin 4,5 milimeter berikut kartu tanda anggota Perbakin atas nama Muhammad Chaerul, warga Jalan Muhamad Ashari.

“Mereka diamankan setelah petugas menerima informasi dari beberapa pengunjung yang merasa khawatir dengan dua pelajar SMP tersebut, foto-foto sambil menenteng airsoft gun di jembatan Ciliwung, Bogor yang baru. Saat itu juga keduanya diamankan pengunjung ke pos keamanan, dan saat ini kasus tersebut di tangani Intel Polres Bogor Kota,” ujar Kapolsek Bogor Tengah Kompol Prasetyo, Rabu (9/3).

Pihaknya juga sudah memanggil Chaerul orang tua dari FK.

“Orang tuanya sudah dipanggil, kedua pelajar tersebut juga sudah dimintai keterangan. Seharusnya dua senjata itu tidak boleh dibawa atau dipertontonkan di muka umum. Apalagi oleh anak remaja,” ujarnya.

Di hadapan petugas, MA mengaku air soft gun tersebut milik ayah FK.

“Bawa airsoft gun ini tidak membahayakan, makanya sambil jalan saya menentengnya, buat pemotretan tahunan untuk kenang-kenangan perpisahan sekolah,” ujarnya.

Tapi dia mengaku tidak tahu, ternyata membawa airsoft gun di area Kebun Raya Bogor yang merupakan kawasan satu kompleks dengan Istana Bogor (tempat tinggal presiden) itu melanggar dan dilarang.

Sedangkan FK mengakui bahwa airsoft gun tersebut milik ayahnya yang sengaja dipinjam untuk pemotretan kenang-kenangan perpisahan sekolah.

“Sebelumnya sempat diperiksa sama petugas keamanan yang berjaga di pintu utama Kebun Raya Bogor, tapi setelah saya jelaskan dan tunjukkan kartu Perbakin atas nama ayah saya akhirnya diperbolehkan masuk karena tidak ada peluru maupun magazinnya,” ungkapnya.

[cob]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge