0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Maria Sharapova Tersangkut Kasus Doping

istimewa
Petenis asal Rusia, Maria Sharapova (istimewa)

Timlo.net — Petenis cantik asal Rusia, Maria Sharapova gagal melewati tes doping Australia terbuka. Sharapova diberitakan mengkonsumsi meldonium yang telah dilarang sejak awal tahun 2016 ini.

Badan Antidoping Dunia (WADA) menemukan kandungan meldonium setelah menganalisis sampel yang diserahkan Sharapova pada 26 Januari lalu, tanggal di mana Sharapova kalah dari Serena Williams di perempatfinal Australia Terbuka.

Sampai dengan akhir 2015, meldonium sebenarnya bukanlah zat terlarang. Sharapova mengkonsumsi zat tersebut sejak 2006 untuk mengatasi masalah kesehatan — mulai flu yang cukup sering, hasil EKG yang tidak normal, dan indikasi diabetes — yang dia miliki.

Namun WADA telah memasukkan meldonium ke dalam daftar zat terlarang mulai 1 Januari 2016. Meldonium, juga dikenal sebagai mildronate, diproduksi dan dipasarkan oleh Grindeks, sebuah perusahaan farmasi yang berbasis di Latvia.

Zat ini banyak digunakan di negara-negara Eropa Timur, tapi tidak beredar di Amerika Serikat karena tak mendapat persetujuan dari Badan Obat dan Makanan setempat.

Meldonium digunakan untuk mengatasi masalah jantung seperti angina (nyeri pada dada akibat otot-otot jantung kekurangan pasokan darah) dan serangan jantung. Zat ini juga digunakan untuk mengatasi gangguan sirkulasi di bagian otak.

Sharapova bukan atlet pertama yang gagal melewati tes doping gara-gara mengonsumsi meldonium. Sebelumnya, meldonium membuat pelari Swedia Abebe Aregawi dan pelati Ethiopia Endeshaw Negesse, tersangkut kasus serupa.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge