0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Nyepi Bersamaan GMT, Alam pun Ikut Amati Geni

dok.timlo.net/humas pemkab klaten
Dari kanan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, dan Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga saat menghadiri Tawur Agung di Candi Prambanan (dok.timlo.net/humas pemkab klaten)

Klaten — Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1938/2016 Masehi kepada umat Hindu. Hal itu dia sampaikan dalam upacara Tawur Agung Sasih Kesanga, Selasa (8/3), di pelataran kompleks Candi Prambanan, Klaten.

“Bagi saudara kita umat Hindu tentu Nyepi menjadi media refleksi mensucikan diri dari sifat-sifat tercela. Setelah melalui Nyepi umat hindhu diharapkan terlahir menjadi manusia suci, arif bijaksana, dan welas asih,” kata Menag Lukman Hakim Saifuddin.

Selama Nyepi, dikatakan, umat Hindu melakukan catur brata penyepian. Diantaranya, amati lelanguan atau tidak bersenang-senang, amati karyaa atau fokus mendekatkan diri pada sang Pencipta, dan amati geni yang artinyamenghilangkan api amarah dan nafsu duniawi.

Lukman juga mengapresiasi tema Nyepi 2016, ‘Keberagaman Perekat Persatuan.’ Menurutnya, tema tersebut sangat penting dan relevan dengan kondisi bangsa saat ini. Diperlukan ikatan persaudaraan yang kokoh ditengah merawat kekayaan keberagaman bumi Indonesia yang gemah ripah loh jinawi.

“Saya mengharapkan tema ini menginspirasi dan benar-benar menjadi pedoman umat Hindu dalam merawat keberagaman di indonesia. Bahkan secara khusus besok seperti yang banyak diprekdisikan oleh banyak ilmuwan, kita akan menyaksikan sesuatu yang jarang sekali terjadi yaitu gerhana matahari total (GMT). Tampaknya nyepi tahun ini begitu istimewa karena alam pun ikut melakoni amati geni,” tutur Lukman Hakim.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge